Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Imparsial: Presiden Jokowi Harus Berkaca Lagi untuk Paham Konflik di Papua

SENIN, 10 JULI 2023 | 14:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo telah menyakiti masyarakat Papua, dengan menganggap permasalah hingga konflik di Bumi Cenderawasih sebagai hal kecil.

Kritik tersebut disampaikan Ketua Central Initiative dan Peneliti Senior Imparsial, Al Araf, menanggapi pernyataan Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke kawasan Keerom, Papua Selatan.

"Pernyataan presiden ini sulit dipahami. Presiden perlu berkaca lagi dan memahami serta mendalami konflik yang terjadi di Papua," ujar Al Araf kepada wartawan di Jakarta, Senin (10/7).


Dikatakan Al Araf, jika Presiden Jokowi menganggap warga sipil tewas dan pelakunya tidak mendapatkan hukuman adalah hal yang kecil, maka hal itu bukan hanya melukai korban tetapi melukai masyarakat luas.

"Di dalam negara hukum, ada kondisi impunitas di dalam suatu wilayah akan tetapi presidennya bilang hal itu hal kecil maka hal ini jelas sangat memprihatinkan," katanya.

Realitas saat ini, lanjutnya, fakta yang terjadi di Papua adalah konflik masih terus berlangsung tidak menentu di mana korban jiwa warga sipil, anggota  TNI, Polri masih berjatuhan.   

"Pada 2021-2022 saja warga sipil, anggota TNI dan Polri sudah di atas 50 orang yang meninggal. Belum lagi tahun tahun sebelumnya, korban kekerasan dan pelanggaran HAM banyak terjadi di Papua," bebernya.

Lebih mirisnya, katanya, impunitas yang terus berlangsung di mana pelaku pelanggaran HAM  bebas dari penghukuman.

"Belum lagi soal sandera yang belum kunjung bebas, penangkapan sewenang wenang pada aktivis demokrasi di Papua dan masalah lainnya," tandasnya.

Dalam kunjungannya ke Timur Indonesia, Presiden Jokowi menilai secara keseluruhan kondisi Papua saat ini aman. Jokowi meminta semua pihak untuk tidak selalu melihat secara negatif saja, tapi positifnya.

Jokowi mengungkapkan, secara umum hampir 99 persen di Papua tidak ada masalah yang terlalu besar. Ia meminta semua pihak tidak perlu membesar-besarkan masalah kecil.

Hal itu dia sampaikan setelah mengikuti beberapa aktivitas di Papua dan mengaku tidak mendapat gangguan apa pun.

"Kita karnaval juga aman, kita ke sini juga enggak ada masalah. Kita malam makan di restoran juga enggak ada masalah," kata Jokowi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya