Berita

Prabowo Subianto saat bertandang ke kediaman Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar/RMOL

Politik

Kedatangan Prabowo Beri Pesan ke Cak Imin Tidak Perlu Bicara Koalisi dengan Megawati

SENIN, 10 JULI 2023 | 04:31 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Bertandangan Ketua Umum Partai Gerindra dan jajarannya ke kediaman Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar Minggu (9/7) memunculkan  berbagai tafsir politik. Apalagi pertemuan antara Prabowo dan Cak Imin memakan waktu hingga 3 jam.

Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Andi Yusran mengatakan bahwa silaturahmi politik Prabowo ke Cak Imin sejatinya dilihat sebagai upaya Prabowo menjaga soliditas koalisi.

Pendapat Andi, pertemuan tersebut penting bagi Prabowo karena Cak Imin dan PKB memiliki basis pendukung di basis massa Nahdlatul Ulama (NU). Bacaan Doktor Politik Universitas Padjajaran ini, keberadaan PKB di koalisi Gerindra penting untuk memberi warna Islam, mengingat Prabowo partainya secara ideologis diidentifikasi sebagai partai nasionalis sekuler.


"Tanpa PKB, koalisi Prabowo sulit meraup suara dari kubu Islam, terutama Islam santri," demikian pembacaan Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (10/7).

Dalam pandangan Direktur Lanskap Politik Indonesia (LPI) itu, Prabowo mendatangi Cak Imin karena orang nomor satu di PKB itu akan bertemu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Apalagi, kabar rencana pertemuan muncul usai ada pertemuan elite PKB dan PDIP di Kantor DPR RI.

"Pertemuan  tersebut bagian dari menjaga soliditas koalisi sehingga bisa memberi pesan Ke Cak Imin untuk tidak perlu bicara politik koalisi dengan Megawati," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya