Berita

Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Aceh Barat dan Nagan Raya, Hamdani/Ist

Politik

Serapan APBK Nagan Raya Rendah, YARA Sesalkan Banyak Penggunaan Anggaran untuk Perjalanan Dinas Pj Bupati

MINGGU, 09 JULI 2023 | 05:37 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Aceh Barat dan Nagan Raya, Hamdani, menyoroti realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Nagan Raya tahun 2023 yang sangat rendah. Sudah memasuki semester dua, tapi serapan anggaran masih di angka 35 persen.

Seharusnya, kata Hamdani, realisasi anggaran sudah di atas 50 persen. Menurut Hamdani, rendahnya serapan ABPK 2023 disebabkan Penjabat (Pj) Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas, tidak mampu mengontrol realisasi kegiatan di SKPK.

Dia menyayangkan Pj Bupati Nagan Raya justru merealisasikan kegiatan yang tidak masuk dalam rencana kerja tahun 2023 tapi dikerjakan. Caranya dengan dibebankan ke dinas-dinas.


"Ini sebenarnya sama dengan menyuruh kadis-kadis untuk mencuri anggaran. Expo, Ramadan Fair, lomba memancing dan kegiatan lain yang mungkin tidak terekspose,” kata Hamdani, dalam keterangannya, dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Sabtu (8/7).

Karena itu, Hamdani meminta Pj Bupati Nagan Raya fokus pada realisasi anggaran. Bukan memprioritaskan yang lain. Apalagi, realisasi perjalanan dinas Setdakab Nagan Raya sangat tinggi.  

"Karena banyak perjalanan dinas untuk mendampingi Pj ke Jakarta,” kritinya.

Kantor Berita RMOLAceh telah coba menghubungi pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya lewat sambungan seluler dan WhatsApp (WA). Namun pihak Pemkab tidak menjawab terkait hal tersebut.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya