Berita

Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

Punya Hubungan Dekat secara Historis dan Ideologis, Pertemuan Megawati-Cak Imin Potensial Terwujud

MINGGU, 09 JULI 2023 | 01:23 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Hubungan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dekat secara historis maupun ideologis. Sehingga potensi dua ketum itu melakukan pertemuan menuju 2024 cukup besar.

"Dengan Pak Muhaimin ini kan hubungannya sangat dekat secara historis, secara ideologis. Bahkan Pak Muhaimin Iskandar ini sama dengan Gus Ipul, sudah seperti anak dari Ibu Megawati karena dulu juga dititipkan oleh almarhum Gus Dur," ucap Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, di Rumah Aspirasi Relawan Ganjar Pranowo di Jakarta, Sabtu (8/7).

Oleh karena itu, Hasto menilai pertemuan antara dua ketua umum partai itu dapat terjadi kapan saja. Namun, lanjut Hasto, Cak Imin dan PKB masih memohon waktu untuk melangsungkan pertemuan tersebut.


"Komunikasi (PDIP dan PKB) intens terus menerus dilakukan dengan berbagai latar belakang historis, yang menunjukkan kedekatan hubungan antara Ibu Megawati Soekarnoputri dan Pak Muhaimin Iskandar," ujar Hasto.

Sementara itu, saat ditanya mengenai kemungkinan pertemuan dengan Megawati, Cak imin menyebut dirinya siap.

"Siap, kita siap, yang muda pokoknya dipanggil yang tua siap saja," kata Cak Imin di Komplek Parlemen, Jakarta, Sabtu (8/7).

Dia pun mengaku sudah mendengar adanya rencana pertemuan tersebut. Hanya tinggal mencocokkan jadwal dengan Megawati.

Cak Imin juga menyatakan rencana pertemuan itu juga diketahui oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto selaku partai koalisinya. Dia memastikan Prabowo tidak keberatan dengan rencana pertemuannya dengan Megawati.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya