Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Aceh Darurat Pelecehan Seksual Modus VCS

SABTU, 08 JULI 2023 | 18:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Banyak pelajar dan mahasiswi di Aceh menjadi korban pemerasan dan pelecehan seksual, bahkan hamil di luar nikah. Modusnya, menjebak korban melalui Video Call Sex (VCS).

Begitu dikatakan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rumoeh Seujahtera Aneuk Nanggroe (RSAN), Michael Octaviano kepada Kantor Berita RMOLAceh, Sabtu (8/7).

Informasi itu diperoleh Michael dari salah seorang korban yang pernah ditemui. Dia mengaku khawatir dengan kejadian tersebut.


"Karena kita prihatin anaknya dibuang dan diperjual belikan," kata Michael.

Menurut Michael, kejadian tersebut marak terjadi akibat pergaulan bebas. Orang tua tidak mengontrol anak-anaknya, padahal ini sangat mengancam masa depan mereka.

"Mereka sibuk melayani aplikasi kencan yang masuk ke dalam WhatsApp," katanya.

Michael menjelaskan, para korban dibuat tidak berdaya oleh pelaku. Mereka diancam dengan menyebar video vulgar.

"Ini lagi banyak terjadi di lingkungan kita, kasus yang masuk pada polisi pasalnya hanya pelanggaran ITE yang hukumannya tidak membuat efek jera," ujarnya.

Untuk itu, Michael mengimbau para perempuan menyadari dan menjaga diri agar tidak timbul penyelasan. Lebih bijak dalam bersosial media dan tidak tertipu dengan modus para pelaku.

"Perempuan yang harus menjaga diri dari laki laki bajingan yang haus akan nafsu, kalau sudah hamil dengan santai saja mengatakan gugurin kandungan," ketusnya.

Dalam pandangan Michael, pertengkaran yang terjadi antara kedua orang tua dalam rumah tangga juga ikut melukai hati para korban, khususnya remaja. Sehingga mereka mencari kepuasan di luar dengan cara salah.

"Sementara orang tua sibuk bertengkar dan selalu bicara kekurangan hidup, tidak hadir di hati anaknya, dan bicara mengenai masa depan dan mimpi mereka," ucapnya.

Ketua Puspa Aceh Keumalahayati itu mengatakan, peran seorang ayah dalam mendidik anak perempuan sangat dibutuhkan. Jangan sampai anak yang dilahirkan dengan kasih sayang, dinodai oleh orang lain.

"Ayahnya sibuk di luar, padahal anaknya membutuhkan sosok ayah. Sehingga anak perempuan mencari orang di luar yg bisa mendengarkan mereka," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya