Berita

Kunjungan Tabung Haji Malaysia ke Daerah Kerja (Daker) Makkah/Net

Politik

Kemenag Klaim Kendala Haji Indonesia Ikut Dialami Malaysia

SABTU, 08 JULI 2023 | 12:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kendala penyelenggaraan ibadah haji yang dialami jemaah Indonesia diklaim ikut dialami Malaysia.

Hal tersebut disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief saat melakukan pertemuan dengan Tabung Haji Malaysia di Kantor Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Makkah di Syisyah, Jumat (8/7).

“Pengalaman dan catatan kita sama, ada pengkhidmatan atau layanan yang perlu ditingkatkan di masa mendatang, terutama kerja sama dengan mitra kita di Saudi, khususnya dengan syarikah Masyariq ataupun lainnya," kata Hilman Latief dikutip dari laman Kemenag, Sabtu (8/7).


Hilman berharap, ada pola pembahasan dan model penyelenggaraan haji yang lebih proporsional dan profesional di antara negara-negara di Asia Tenggara dengan melibatkan Pemerintah Arab Saudi.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Tabung Haji Malaysia, Dato Sri Syed Saleh dalam pertemuan tersebut mengaku ada beberapa fasilitas untuk jemaah haji di Mina tidak memadai.

“Di antaranya dari segi ruang untuk jemaah haji di dalam kemah (tenda), terutama di Mina. Kedua, dari segi aturan makan minum agar lebih mengikut jadwal (tidak terlambat),” terang Syed Saleh.

Selain itu, Malaysia juga menyoroti soal kemacetan yang terjadi di Muzdalifah. Kondisi tersebut, kata Syed Saleh, menjadi bagian yang perlu diperbaiki ke depan.

"Kita harus mencari penyelesaian jangka panjang untuk mengatasi kekurangan-kekurangan tersebut, terutama dari segi ruangan yang tidak cukup untuk jemaah haji kita,"  tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya