Berita

Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat Herman Khaeron/RMOL

Politik

Terbuka Golkar Gabung Koalisi Perubahan, Demokrat Yakin Pimpinan Parpol Sudah Komunikasi

JUMAT, 07 JULI 2023 | 21:02 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) membuka ruang untuk Partai Golkar apabila ingin bergabung untuk berkoalisi bersama Partai Demokrat, Nasdem, dan PKS.

Hal itu menyusul rencana Partai Golkar yang akan bersikap secara politik sebelum 17 Agustus 2023.

Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat Herman Khaeron mengungkap, Partai Golkar sendiri sudah pernah melakukan komunikasi politik dengan partai-partai di KPP, dalam hal ini Demokrat, Nasdem, dan PKS.


“Pasti para pimpinan partai ini ada komunikasi. Jadi ya kita tunggu saja,” ujar Herman kepada wartawan di Ruangannya, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (7/7).

Menurut Herman, mengenai kemungkinan Partai Golkar bergabung dengan KPP atau tidak, ini sangat bergantung pada pilihan dan idealisme masing-masing partai.

“Ini yang perlu untuk diharmonisasi sehingga koalisi-koalisi ini semakin dekat semakin erat gitu ya semakin tidak bisa diganggu semakin tidak bisa dipecah-pecah, ah itu kita punya kans,” kata Anggota Komisi VI DPR RI ini.

Ketika ditanya apakah elite Golkar sudah berkomunikasi dengan elite di KPP menjelang 17 Agustus, Herman mengaku tidak mengetahuinya. Namun, ia yakin bahwa komunikasi antara elite partai-partai di KPP dngan Golkar, pasti telah dilakukan.

“Saya tidak bisa memastikan itu, saya kira itu pasti menjadi komunikasi yang intens di para pimpinan lah ya. Para pimpinan politik pasti punya komunikasi itu. Karena kan ada hal yang kami ketahui ada hal juga yang kami tidak ketahui,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Dave Laksono mengungkapkan bahwa partainya bakal mengumumkan sikap politik pada bulan Agustus 2023 mendatang, tepatnya sebelum perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus.

"Semoga sebelum 17-an nanti. Diperkirakan Agustus sudah ada (sikap politik)," ungkap Dave kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada hari Rabu (5/7).

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya