Berita

Plh Ketua Bawaslu RI Lolly Suhenty/RMOL

Politik

DPT Dikunci KPU, Bawaslu Khawatir Surat Suara Kurang Akibat Daftar Pemilih Khusus Membeludak

JUMAT, 07 JULI 2023 | 17:21 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah pemilih Pemilu 2024 yang telah dikunci Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui penetapan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024, pada Minggu (2/7), berpotensi memunculkan masalah.

Pelaksana harian (Plh) Ketua Bawaslu RI Lolly Suhenty menjelaskan, berkaca pada Pemilu 2019 terjadi kekurangan kertas suara akibat banyak warga yang pindah memilih yang terdata dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

Bedanya dengan Pemilu 2024, dia memproyeksi jumlah daftar pemilih khusus (DPK) akan membeludak karena banyak warga yang belum terdaftar di DPT.


Sebagai contoh, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat itu menyebutkan, temuan Partai Buruh mengenai 7,8 juta pekerja luar negeri belum terdaftar di DPT.

“Bawaslu melalui Panwas luar negeri menyatakan hati-hati membeludaknya DPK. Karena kalau DPK membeludak, maka cadangan surat suara yang cuma 2 persen itu enggak akan cukup. Itu yang kemudian bikin ribut tahun 2019,” ujar Lolly kepada wartawan, Jumat (7/7).

Mantan Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat itu mengatakan, warga yang termasuk pemilih dalam DPK adalah yang memiliki e-KTP tetapi tidak terdaftar di DPT.

Menurutnya, kategori pemilih itu berpotensi kehilangan hak pilihnya lantaran kertas suara yang disediakan untuk cadangan hanya 2 persen per-TPS.

“Jadi ada pertanyaan, kalau begitu DPT yang ditetapkan masih bisa berubah dong? Ya masih bisa berubah dong,” tuturnya.

“Jadi satu-satunya cara antisipasi yang harus dilakukan ya kita benerin dulu DPT-nya,” demikian Lolly menambahkan.

Mengenai DPT, Anggota KPU RI Betty Epsilon Idroos telah memastikan tidak bisa diubah, karena sifatnya sudah tetap.

“DPT sudah enggak bisa bergerak (diubah) lagi. Kan udah ditetapkan,” ujar Anggota KPU RI Betty Epsilon Idroos kepada wartawan, Selasa (4/7).

Dia menjelaskan, beberapa temuan Bawaslu yang memungkinkan jumlah pemilih Pemilu 2024 berubah, seperti data pensiunan aparat TNI-Polri belum masuk DPT, dibuat mekanisme pendataan tersendiri oleh KPU.

“Akhirnya ini orang kan tidak kehilangan hak pilih, karena bisa jadi (dimasukan ke) DPK sepanjang administrasi kependudukannya jelas,” demikian Betty memaparkan.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya