Berita

Menteri Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi Won Hee-ryong

Dunia

Pemerintah Korsel Tangguhkan Proyek Jalan Tol Yangpyeong di Tengah Isu Memperkaya Ibu Negara

JUMAT, 07 JULI 2023 | 07:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Korea Selatan akhirnya menghentikan pembangunan jalan tol yang menurut partai politik oposisi utama akan memberikan keuntungan finansial bagi keluarga Ibu Negara Kim Keon-hee.

Keputusan penangguhan disampaikan Menteri Pertanahan Won Hee-ryong usai melakukan pertemuan dengan anggota parlemen dari Partai Kekuatan Rakyat yang berkuasa.

"Semua masalah yang diusulkan di bawah pemerintahan ini akan dibatalkan, karena sumber daya nasional terbuang sia-sia selama sikap Partai Demokrat diaktifkan," kata Won, seperti dikutip dari Yonhap, Jumat (7/7).


Keputusan Won datang setelah Partai Demokrat (DP) mengajukan tuduhan bahwa rute jalan tol yang akan menghubungkan Seoul dan Yangpyeong, telah diubah untuk akhirnya menaikkan harga tanah milik keluarga istri Presiden Yoon Suk Yeol.

Partai Demokrat berpendapat bahwa rencana awal, yang pertama kali diusulkan pada tahun 2017 dan lulus studi kelayakan dua tahun lalu, telah direvisi pada bulan Mei untuk mengalihkan sebagian jalan tol. Menurut partai tersebut, titik akhir proposal baru terletak di dekat tanah milik keluarga Kim.

Partai Demokrat bahkan telah membentuk gugus tugas untuk menyelidiki tuduhan yang mereka sebut sebagai "kartel mertua" Presiden Yoon. Label tersebut tampak sarkastik, karena Yoon baru-baru ini membuat banyak referensi tentang kartel untuk mengkritik kekuatan korup di dalam dan di luar pemerintahan.

Namun tudingan tersebut nampaknya tetap dibantah oleh Won.

"Saya akan bertanggung jawab penuh," kata Won, menambahkan bahwa dia bahkan bersedia mundur dari jabatan menteri dan pensiun dari politik jika tuduhan Demokrat benar.

Ia selanjutnya mengkritik partai karena hanya tertarik untuk mendapatkan keuntungan politik melalui berita palsu.

Walikota Yangpyeong, Jeon Jin-seon,  menyatakan penyesalannya dan meminta kementerian untuk mencabut keputusan tersebut.

"Saya meminta kementerian untuk mencabut penangguhan proyek tersebut agar masyarakat Yangpyeong dapat terus memiliki mimpi dan harapan," katanya saat konferensi pers di kantor kabupaten usai pengumuman Won.

Dia juga menyerukan diakhirinya politisasi masalah tersebut dan mengkritik mereka yang menyebabkan kontroversi dengan informasi palsu sementara kurang pengetahuan tentang wilayah tersebut.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya