Berita

PLTN Zaporizhzhia/Net

Dunia

Zelensky Pesimis IAEA Mampu Kendalikan Situasi di PLTN Zaporizhzhia

KAMIS, 06 JULI 2023 | 21:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kehadiran pakar Badan Energi Atom Internasional (IAEA)di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia (ZNPP), diragukan efektivitasnya oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Dalam pidatonya, Zelensky mengaku tidak yakin bahwa para pakar yang didatangkan untuk tujuan pengawasan mampu menangani situasi yang tidak menentu di pabrik nuklir tersebut.

"Ada empat inspektur IAEA di pabrik itu. Apa yang bisa dikendalikan empat orang? Pabrik itu menempati wilayah yang luas. Empat orang, meski jujur, mereka tidak bisa mengendalikan apa pun," ujarnya, seperti dimuat TASS pada Kamis (6/7).


Zelensky dalam berbagai kesempatan kerap menuduh Rusia memanfaatkan PLTN Zaporizhzhia yang diduduki untuk melakukan serangan.

Baru-baru ini, Zelensky menuduh pasukan Moskow telah menanam jebakan peledak di atap unit tenaga nuklir.

Kendati demikian, Direktur Jenderal IAEA, Rafael Grossi pada Rabu (5/7), menyatakan bahwa para ahli yang meneliti pabrik nuklir itu tidak menemukan apa yang dilaporkan.

Di sisi lain, Penasihat Direktur Jenderal Perusahaan Rekayasa Tenaga Nuklir Rosenergoatom Rusia, Renat Karchaa menuduh balik Ukraina yang disebutnya akan mencoba menyerang PLTN  Zaporizhzhia.

Menurut Karchaa, Ukraina berencana menjatuhkan bom dengan roket presisi tinggi Tochka-U dengan hulu ledak yang diisi dengan limbah radioaktif.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya