Berita

Duta Besar RI untuk China, Djauhari Oratmangun ketika menghadiri World Peace Forum ke-11/Ist

Dunia

Di World Peace Forum, Dubes Djauhari Bahas Energi Hijau hingga BRI

KAMIS, 06 JULI 2023 | 20:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Duta Besar RI untuk China, Djauhari Oratmangun turut menghadiri World Peace Forum ke-11 untuk membahas masalah keamanan internasional bersama politisi hingga para pakar.

Diselenggarakan oleh Tsinghua University, forum tersebut mengusung tema "Menstabilkan Dunia yang Tidak Stabil melalui Konsensus dan Kerja Sama".

Dikutip dari keterangan dari KBRI Beijing pada Kamis (6/7), forum tahun ini mencakup topik-topik seperti penciptaan tatanan dunia baru, evolusi multilateralisme, dan peran kekuatan utama dalam keamanan internasional.


Mantan Presiden Brasil Dilma Vana Rousseff, Menteri Departemen Internasional Komite Sentral Partai Liu Jianchao, dan mantan Penasihat Khusus Presiden Republik Korea Chung-in Moon termasuk di antara para Pembicara.

Sementara Dubes Djauhari berpartisipasi sebagai pembicara pada Panel Session bertemakan "Mempromosikan Kerja Sama Belt and Road Initiative Hijau dan Digital".

Pada sesi tersebut, Dubes Djauhari berbagi pandangannya mengenai perkembangan hubungan bilateral Indonesia dan China, serta sinergi antara BRI dan Poros Maritim Dunia maupun prospek kerja sama digital dan energi hijau di masa yang akan datang antara Indonesia dengan RRT.

Setelah paparan, sesi dilanjutkan dengan tanya jawab. Beberapa rekan media dan cendekiawan yang hadir aktif menyampaikan pertanyaan-pertanyaan mengenai hubungan bilateral Indonesia dan China, prospek kerja sama BRI ke depan, serta peran BRI dalam pembangunan ekonomi negara-negara anggota ASEAN.

Pada kesempatan ini, Dubes Djauhari juga mengungkapkan optimisme bahwa hubungan ASEAN dan China berpotensi untuk mendukung secara berkesinambungan pembangunan ekonomi dan sosial-budaya negara-negara di kawasan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya