Berita

Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia, Mohammad Anas RA/Net

Politik

Bertemu PDIP, PKB Sedang Naikkan Nilai Tawar Muhaimin

KAMIS, 06 JULI 2023 | 14:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pertemuan Fraksi PDI Perjuangan dan PKB yang disebut membahas capres-cawapres mengindikasikan jika koalisi yang ada saat ini masih cair.

Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia, Mohammad Anas RA, melihat pertemuan ini juga dapat dimaknai sebagai manuver yang tengah dilakukan PKB untuk menekan Gerindra.

Tekanan itu, kata Anas, setelah Gerindra yang sudah mencapreskan Prabowo Subianto tak kunjung memutuskan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai cawapres.


"Pertemuan PKB dengan PDI Perjuangan itu akan menambah nilai tawar Muhaimin Iskandar ke Prabowo Subianto," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (6/7).

Anas menuturkan, PKB memiliki basis NU yang selama ini kurang dimiliki Prabowo Subianto. PKB juga memiliki infrastruktur yang kuat di daerah. Hal ini terpotret dari PKB yang selalu masuk elektabilitas 5 besar dalam survei.

PKB pun sangat berambisi meraih kemenangan di Pilpres. Di saat bersamaan PKB bersikukuh menjadikan Muhaimin Iskandar sebagai cawapres.

Atas dasar hal ini, Anas menyebut, peluang PKB meninggalkan Gerindra 50 persen dan bisa pindah koalisi jika Anies Baswedan atau Ganjar Pranowo menggandengnya sebagai cawapres.

"Hanya saat ini Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) antara Gerindra-PKB masih solid," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya