Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Rusia Kehilangan Setengah Kemampuan Tempur di Ukraina

KAMIS, 06 JULI 2023 | 00:10 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kekuatan militer Rusia telah hilang separuhnya sejak meluncurkan invasi militer skala penuh pada Februari tahun lalu.

Begitu yang disampaikan oleh Kepala Angkatan Bersenjata Inggris, Tony Radakin selama sidang parlemen, seperti dikutip dari The Defense Post pada Rabu (5/7).

Menurut penuturan Radakin, Moskow menjadi sangat lemah, bahkan tidak bisa lagi melancarkan serangan balasan terhadap wilayah yang berhasil dibebaskan Kyiv.


"Rusia telah kehilangan hampir separuh efektivitas tempur pasukannya," kata Radakin.

Dia merujuk pada laporan tahun lalu yang menyebut bahwa Rusia telah menembakkan 10 juta peluru artileri, sementara produksi amunisi baru dalam setahun jumlahnya sangat sedikit.

"Setahun Rusia paling banyak menghasilkan satu juta peluru dalam setahun," ungkapnya.

Begitu pula dengan tank. Radakin mengungkap Rusia kehilangan hingga 2.500 unit tank selama perang di Ukraina. Sementara menurut data yang dikumpulkan, Rusia hanya bisa memproduksi 200 tank baru dalam setahun karena sanksi yang dijatuhkan sekutu Barat.

Klaim Radakin cocok dengan laporan intelijen sebelumnya tentang kerugian besar Moskow di perang Ukraina.

Awal tahun ini, situs web sumber terbuka Belanda Oryx mengklaim bahwa pasukan Rusia telah kehilangan dua pertiga tank mereka di Kyiv dan sekarang berjuang dengan kendaraan era Soviet yang sudah usang.

"Dari 3.000 tank yang dikerahkan Rusia, 1.239 hancur total, 106 rusak sebagian, dan 544 telah disita," ungkap laporan tersebut.

Sementara itu, dari segi personel, laporan dari militer AS memperkirakan 43 ribu tentara Rusia tewas dan 180 ribu lainnya terluka sejak perang meletus.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya