Berita

Presiden Prancis Emmanuel Macron/Net

Dunia

Macron Ancam Tutup Seluruh Akses Medsos jika Kerusuhan Tidak Berhenti

RABU, 05 JULI 2023 | 20:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Aksi protes di Prancis selama sepekan terakhir disinyalir meningkat karena peran dari media sosial.

Oleh sebab itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron berencana menutup seluruh akses media sosial untuk warganya jika situasi dalam negeri tidak kunjung membaik.

"Kita perlu memikirkan masalah media sosial dan larangan yang berlaku. Jiika situasinya memburuk, kami mungkin perlu mengatur dan mematikannya," kata Macron dalam sebuah pernyataan yang dimuat BMFTV, Rabu (5/7).


Kendati demikian, Macron tidak akan terburu-buru dalam mengambil keputusan. Ia akan melakukan pengamatan secara komprehensif terlebih dahulu.

"Wacana ini tidak boleh dilakukan secara gegabah," tegas Macron.

Akhir pekan lalu, Macron memerintahkan pihak berwenang Prancis untuk mengidentifikasi oknum-oknum yang menyebar kebencian untuk memantik aksi protes atas pembunuhan seorang remaja.

Secara khusus, Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerald Darmanin dan Delegasi Menteri untuk Transisi Digital dan Telekomunikasi, Jean-Noel Barrot telah memperingatkan filterisasi platform seperti TikTok, Snapchat, dan Twitter terkait konten propaganda untuk menghindari kerusuhan lebih lanjut.

Tekanan terhadap Macron terus meluas setelah kerusuhan yang dipicu kematian remaja berusia 17 tahun keturunan Aljazair-Maroko, Nahel Merzouk. Ia ditembak mati oleh polisi di Nanterre, pinggiran Paris pada 27 Juni lalu.

Penembakan tersebut diduga terjadi atas dasar rasisme yang telah lama terjadi di kepolisian Prancis yang kerap menargetkan para penduduk di pinggiran kota berpenghasilan rendah, terutama etnis minoritas.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Progam Mudik Gratis Jadi Cara Golkar Hadir di Tengah Masyarakat

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:18

Kepemimpinan Intrinsik Kunci Memutus Kebuntuan Krisis Sistemik Bangsa

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:12

Sahroni Dukung Kejagung Awasi Ketat MBG Agar Tak Ada Kebocoran

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:07

Agrinas Palma Berangkatkan 500 Pemudik Lebaran 2026

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:05

KPK Bakal Bongkar Kasus Haji Gus Alex di Pengadilan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:35

Pemudik Boleh Titip Kendaraan di Kantor Pemerintahan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:28

Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang KM 259 Memakan Korban Jiwa

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:21

Contraflow Diberlakukan Urai Macet Parah Tol Jakarta-Cikampek

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:16

90 Kapal Lintasi Selat Hormuz Meski Perang Iran Masih Berkecamuk

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:15

Layanan Informasi Publik KPK Tetap Dibuka Selama Libur Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:11

Selengkapnya