Berita

PM Italia, Giorgia Meloni/Net

Dunia

Bank Sentral Italia Bekukan Aset Pemerintah Rusia Hingga Rp 37 Triliun

SELASA, 04 JULI 2023 | 22:07 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sejak invasi ke Ukraina meletus Februari tahun lalu, Bank Sentral Italia mengambil tindakan dengan membekukan aset Rusia yang saat ini jumlahnya mencapai 2 miliar euro atau Rp 37 triliun.

Hal itu diungkap oleh Bank Sentral Italia dalam laporan tahunan yang dirilis Unit Anti Pencucian Uang (UIF) pada Selasa (4/7).

Direktur UIF Enzo Serata menjelaskan bahwa pembekuan itu merupakan bagian dari sanksi Uni Eropa terhadap Kremlin dan total asetnya telah diperbarui hingga akhir Juni lalu.


"Asetnya termasuk rekening bank, villa mewah, kapal pesiar, mobil serta pendukungnya," ungkapnya, seperti dimuat The Jerusalem Post.

Serata menambahkan, kepemilikan keuangan dengan nilai sekitar 330 juta euro  atau Rp 5,3 triliun yang terkait dengan 80 individu itu juga ikut dibekukan.

Sebelum perang meletus di Ukraina, Italia merupakan tempat wisata populer bagi turis Rusia.

Banyak orang kaya Rusia yang membeli properti di lokasi utama seperti Danau Como, Sardinia, Tuscany, dan pantai Liguria.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya