Berita

Pengamat hubungan internasional dari Universitas Padjajaran, Teuku Rezasyah/Net

Dunia

Pengamat: Keanggotaan Penuh Iran di SCO Memiliki Implikasi Militer yang Luar Biasa

SELASA, 04 JULI 2023 | 17:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Bergabungnya Iran sebagai anggota penuh dalam Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO) dinilai dapat membawa dampak signifikan terhadap sistem pertahanan Teheran, terutama pada kekuatan nuklir mereka.  

Menurut pengamat hubungan internasional dari Universitas Padjajaran, Teuku Rezasyah, keputusan Iran untuk melibatkan diri sepenuhnya dalam SCO, telah melalui melalui proses pertimbangan yang sangat panjang.

"Iran telah berpikir sangat panjang, sehingga akhirnya menjadi anggota penuh SCO pada hari ini," ungkapnya kepada Kantor Berita Politik RMOL pada Selasa (4/7).


Selain itu, kata Rezasyah, keputusan Iran juga dipengaruhi oleh pertimbangan geopolitik, di mana polarisasi kerja sama kawasan sudah menjadi hal yang marak dilakukan.

"Kawasan Eurasia telah semakin berkembang secara ekonomi, dan matang untuk kerja sama dengan anggota baru dari dalam kawasan," jelasnya.

Dalam kacamata geostrategis, Rezasyah menilai bahwa Iran nampaknya tengah memperhitungkan peran militer dari dua anggota SCO besar seperti China dan Rusia.

Menurutnya, jika Iran mampu lebih merapatkan barisan pada China dan Rusia, maka bisa jadi persatuan mereka mampu membendung kekuatan Barat.

"Iran tampaknya melihat jika kombinasi China dan Rusia akan menjadi kekuatan yang luar biasa secara militer, dan dapat menjadi penyeimbang kepemimpinan global Amerika Serikat," kata Rezasyah.

Rezasyah juga menyoroti implikasi kedekatan Iran dengan China dan Rusia terhadap kekuatan nuklir Iran yang banyak dipermasalahkan sekutu Barat.

"Faktor Nuklir juga menjadi perhatian Iran. Karena mengusik kepemilikan Iran dapat juga mengusik China dan Rusia," paparnya.

Iran diperkirakan menjadi anggota resmi SCO dalam gelaran KTT yang berlangsung di bawah keketuaan India hari ini, Selasa (4/7).

Sementara proses untuk Belarusia sedang berlangsung dan diperkirakan baru selesai tahun depan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya