Berita

Ilustrasi/RMOL Jatim

Publika

Menuju Dunia Purba

OLEH: NOVIYANTO AJI
SELASA, 04 JULI 2023 | 08:53 WIB

DIA sudah di sana. Jauh dari kami. Jauh dari keramaian dan hingar bingar. Entah sekarang sedang apa.

Hanya bisa berangan-angan. Mereka-reka. Apakah dia bahagia? Ah, angan-angan kadang mudah dirasuki setan.

Pesan terakhirnya menegaskan bahwa dia akan meninggalkan urusan keduniawian.


Simpel pesannya tapi cukup bikin bergidik.

Begini: televisi, gadget, AC, kipas angin, kasur empuk said i finally rest.

Barang-barang itu seperti hidup dan berbicara bahwa semua kesenangan hidup telah berhenti. Beristirahat. End of game.

Ketika semua sedang ketagihan, dia memutuskan berhenti. Memilih dunianya sendiri. Dunia di seberang sana. Dunia tanpa keberlimpahan. Dunia penuh kesederhanaan. Dunia kesahajaan.

Orang menyebut dunia kecil. Dunia kolot. Dunia konvensional. Dunia purba. Dunia yang sudah ketinggalan jaman.

Padahal yang namanya kolot tidak ada hubungannya dengan perubahan zaman. Perubahan zaman itulah yang mengubah cara berpikir manusianya.

Sebaliknya, bagi dia itu adalah dunia baru. Meski purba dan kolot, tapi memiliki jaringan luas. Luasnya sejagat raya. Jaringannya mampu menerobos bumi ketujuh hingga langit ketujuh.

Menuju kebahagiaan abadi.

Mungkin kebahagiaan itu tidak sekarang. Yah, mungkin nanti.  Ketika dia bisa merasakan kedaulatan atas kehambaannya yang tawadhu.

Atau jangan-jangan dia kini sudah bahagia manakala orang berangan-angan yang tidak-tidak padanya? Wallahu'alam.

Ya, karena ketawadhuannya, dia pun bersimpuh di hadapan Sang Kekasih.

Luruh atas kebesaran-Nya yang punya hak menghidupkan dan mencabut nyawa setiap makhluk.

Pun, seluruh alam semesta bersujud dan bertasbih kepada-Nya.

Di saat itulah Sang Kekasih tajalli pada alam semesta, pada makhluk-Nya, pada manusia, pada binatang, pada tumbuhan, pada benda-benda mati, pada langit, pada bumi, pada gunung-gunung. Sebagaimana tajalli Sang Kekasih pada bukit Sinai atau puncak Sin.

Bukit yang tiada memiliki kesombongan, tanpa mengagung-agungkan dirinya. Tetapi, dialah yang namanya diagung-agungkan. Dialah awal kejadian, yang mula-mula diciptakan adalah nur nabimu.

Yang ada kemudian hanyalah hati dan pikiran fana, lalu terasa kemanisan dengan keindahan tiada tara. Rasa yang tiada berasa.

Keyakinan sebesar itu membuat keragu-raguan sirna. Kecemasan hilang. Ketakutan pupus.

Sekarang, cukup sederhana yang harus dia jalani. Tetap istiqomah sebagai santri. Tentu dengan kebesaran hati dan keikhlasan.

Sejak pertama kali melepas dia, kami sudah sadar bahwa ini saatnya melepas takdir mereka. Biarlah Allah yang mengurus takdir mereka.

Akhir kata, doa kami buat anak-anakku: Ya Allah, penuhilah hati anak-anak kami dengan cahaya dan hikmah, dan jadikan mereka hamba-hamba-Mu yang pantas menerima nikmat, dan perbaikilah diri mereka dan perbaiki pula umat ini melalui mereka.

Penulis adalah wartawan RMOL Jatim


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya