Berita

PLTN Fukushima, Jepang/Net

Dunia

IAEA Kunjungi Jepang, Bahas Pembuangan Air Limbah Nuklir ke Laut

SELASA, 04 JULI 2023 | 08:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jepang akan menerima kunjungan Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi selama empat hari yang dimulai pada hari ini, Selasa (4/7).

Kunjungan Grossi ke Jepang secara khusus untuk membahas rencana Jepang membuang air limbah nuklir PLTN Fukushima ke laut.

Grossi sendiri diperkirakan akan menemui Perdana Menteri Fumio Kishida dan menyampaikan hasil tinjauan keamanan IAEA terkait rencana tersebut selama dua tahun ke depan.


Dimuat Reuters, Jepang belum menentukan tanggal untuk membuang air limbah yang terkontaminasi radioaktif ke laut karena menunggu tinjauan akhir IAEA dan persetujuan akhir dari badan pengawas nuklir nasional untuk Tokyo Electric Power (TEPCO).

Nantinya pembuangan air limbah nuklir ke laut ini akan dilakukan oleh Jepang selama 30 hingga 40 tahun ke depan.

Proposal pembuangan air limbah nuklir ke laut sudah disusun Jepang sejak 2021. Jepang berencana melepaskan 1,3 triliun ton air yang digunakan untuk mendinginkan batang bahan bakar pembangkit listrik Fukushima yang rusak akibat gempa bumi dan tsunami dahsyat pada 2011.

Air telah disaring untuk menghilangkan sebagian besar unsur radioaktif kecuali tritium, isotop hidrogen yang sulit dipisahkan dari air. Air yang diolah akan diencerkan jauh di bawah tingkat tritium yang disetujui secara internasional sebelum dilepaskan ke Samudera Pasifik.

Namun rencana tersebut mendapat perlawanan sengit dari beberapa tetangga termasuk China dan Korea Selatan. Komunitas nelayan lokal juga takut akan risiko reputasi dan kerugian bisnis lebih lanjut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya