Berita

Direktorat Krimea Dinas Keamanan Ukraina (SBU), Oleg Kulinich/Net

Dunia

Ukraina Dakwa Pejabat Keamanan atas Tuduhan Pengkhianatan

SELASA, 04 JULI 2023 | 01:07 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pihak berwenang Ukraina telah mendakwa mantan pejabat tinggi keamanan negara atas tuduhan pengkhianatan.

Hal tersebut diungkapkan oleh badan intelijen domestik Kyiv pada Senin (3/7), dengan mengatakan bahwa langkah itu dilakukan untuk menyingkirkan mata-mata Rusia dari dalam negeri.

Seperti dimuat Malay Mail, Direktorat Krimea Dinas Keamanan Ukraina (SBU), Oleg Kulinich, ditangkap pada Juli 2022 lalu atas tuduhan perekrutan agen lain dan bekerja untuk kepentingan Rusia, dan sejak itu ia ditahan.


Penyelidik mengatakan Kulinich bekerja untuk Dinas Keamanan Federal Rusia dan diawasi oleh mantan pejabat Ukraina lainnya yang membelot ke Moskow.

"Ini adalah sinyal yang jelas bagi semua orang yang bekerja untuk musuh, SBU pasti akan menemukan Anda dan membuat Anda bertanggung jawab atas apa yang telah Anda lakukan," kata kepala SBU Vasyl Malyuk, yang mengawasi operasi untuk menahan Kulinich.

Atas pelanggaran itu, Kulinich dapat dijatuhi hukuman 15 tahun penjara jika terbukti bersalah.

Penangkapan Kulinich telah mendapatkan pujian dari Presiden Volodymyr Zelensky, dengan mengatakan bahwa penangkapan tersebut merupakan bagian dari proses pemurnian diri.

Saat ini, pihak berwenang Ukraina dikabarkan tengah melakukan penyelidikan lain kepada mantan kepala departemen keamanan dalam negeri SBU, Andriy Naumov, yang muncul di Serbia tahun lalu dengan sebuah mobil berisi uang tunai dan batu permata zamrud.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya