Berita

Koordinator Jurubicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra/Net

Politik

Demokrat: Pengumuman Bakal Cawapres KPP Tergantung Mas Anies

SELASA, 04 JULI 2023 | 00:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrat menyerahkan sepenuhnya kepada bakal calon presiden (Bacapres) Koalisi Perubahan Anies Baswedan mengenai bakal cawapres yang akan diumumkan.

Hal itu disampaikan Koordinator Jurubicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, Selasa (3/7).

“Mas Anies tahu waktu yang terbaik itu kapan kalau ingin menang. Nama sudah ada, tinggal pilih waktu terbaik untuk mengumumkan,” kata Herzaky.


Herzaky mengungkapkan, pihaknya sudah memberikan masukan terkait bakal cawapres untuk mendampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024.

“Selanjutnya tergantung kepada bacapres. Kita tunggu keputusan beliau,” ujarnya.
Herzaky juga membantah bahwa pihaknya terus berupaya untuk mendesak Anies Baswedan terkait urusan bakal cawapres.

Sebab, saat ini Demokrat sedang fokus konsolidasi di internal. Mulai dari menyiapkan struktur partai untuk bersinergi dan kolaborasi dengan partai-partai lain di KPP, maupun dengan ribuan jaringan relawan pendukung Anies.

“Jadi, tidak benar itu ada desak-mendesak, atau tekan-menekan. Mohon kerjasamanya untuk tidak melebih-lebihkan, apalagi menggoreng-goreng,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya