Berita

Bos Wagner, Yevgeny Prigozhin/Net

Dunia

Di Balik Keberanian Lawan Putin, Bos Wagner Terima Banyak Uang dari Rusia

SENIN, 03 JULI 2023 | 17:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Keberanian bos tentara bayaran Wagner, Yevgeny Prigozhin untuk melakukan pemberontakan pada 23 Juni lalu disinyalir karena faktor kekuatan finansial yang dimiliki.

Seorang presenter sekaligus propagandis Televisi Rusia, Dmitry Kiselev Prigozhin telah menerima banyak dana negara senilai lebih dari 858 miliar rubel atau Rp 145 triliun.

"Wagner 'keluar dari jalur' setelah menerima miliaran dana publik," ujarnya dalam siaran akhir pekan, Minggu (2/7), seperti dimuat Arab News.


Selain itu, Kiselev juga menyoroti perasaan impunitas yang dimiliki Prigozhin, setelah tentaranya berhasil mendapat pengaruh besar di Suriah dan Afrika, serta membawa kemenangan Bakhmut untuk Rusia.

"Prigozhin merasa bebas dari hukuman. Dia pikir dia bisa menantang kementerian pertahanan, negara itu sendiri, dan presiden secara pribadi," ujarnya.

Pada 23 Juni lalu, Prigozhin memimpin pasukannya untuk melakukan pemberontakan melawan petinggi militer Rusia. Sebuah aksi yang sangat memalukan bagi Kremlin, dan membuat Presiden Vladimir Putin nampak lemah di mata publik.

Upaya kudeta tersebut tidak berlangsung lama dan berakhir pada 24 Juni dengan kesepakatan yang ditengahi oleh Presiden Belarusia Alexander Lukashenko. Bos Wagner itu juga tidak dituntut hukuman berat karena bersedia diasingkan ke negara tetangga Belarusia.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

LPDP Perkuat Ekosistem Karier Alumni, Gandeng Danantara dan Industri

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:04

RDPU dengan Komisi III DPR, Hotman Paris: Tuntutan Mati ABK Fandi Ramadhan Janggal

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:02

Kenaikan PT Bikin Partai di DPR Bisa Berguguran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:39

KPK Panggil Ketua KPU Lamteng di Kasus Suap Bupati

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:38

DPR Jadwalkan Pemanggilan Dirut LPDP Sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:30

Great Institute: Ancaman Terbesar Israel Bukan Palestina, Tapi Netanyahu

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:22

KPK Panggil Edi Suharto Tersangka Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:06

IHSG Siang Ini Tergelincir, Nyaris Seluruh Sektor Merana

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:51

Rusia Pertimbangkan Kirim Bantuan BBM ke Kuba

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:29

Partai Buruh Bakal Layangkan Gugatan Jika PT Dinaikkan

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:27

Selengkapnya