Berita

Anggota Komisi VIII DPR Maman Immanul Haq saat dampingi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meninjau jemaah haji/Ist

Politik

Sikapi Perubahan Aturan Haji, DPR Segera Bentuk Panja

SENIN, 03 JULI 2023 | 03:11 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Imbas Pemerintah Arab Saudi yang mengubah aturan untuk perjalanan ibadah haji tahun depan, Komisi VIII DPR RI berencana mempercepat pembentukan Panja Haji.

Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq menjelaskan bahwa perubahan aturan yang dilakukan  yakni tidak akan ada lagi lokasi khusus jemaah haji negara tertentu di Arafah dan Mina.

Kata Maman, pihak pemerintah Arab Saudi memberlakukan bagi negara yang lebih cepat menyelesaikan semua kontrak dan siap untuk musim haji tahun mendatang, dapat lebih dulu menentukan tempat di Arafah dan Mina.


Politisi PKB itu mengungkapkan bahwa usai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengeluarkan hasil dari auditnya, Komisi VIII DPR segera membuat Panja Haji untuk melakukan pembahasan, evaluasi dan juga solusi penyelenggaraan haji.

Beberapa subtansi yang akan dibahasa, jelas Maman, mulai dari soal petugas, fasilitas dan soal regulasi yang dilakukan oleh Arab Saudi.

"Artinya DPR akan lebih proaktif, karena ada kekhawatiran kalau kita agak terlambat bisa tidak mendapatkan maktab atau tempatnya lebih jauh untuk menuju Jamarat," ujar Maman, Minggu (2/7).

Dalam catatan Maman, kebijakan baru Arab Saudi itu menjadi tantangan bagi Indonesia. Apalagi, saat pemerintah punya daya tawar politik kuat dan kecukupan dana, pasti akan bisa diatasi.

Ia mengaku tidak ingin Indonesia kerap terlambat dalam menentukan budget penyelenggaraan haji. "Maka itu akan menjadikan kita bukan hanya jauh dari maktab yang sekarang, bahkan akan lebih tidak mendapatkan tempat," pungkas Maman.

Menurut Maman, perubahan aturan itu mengkhawatirkan. Atas dasar itulah, sejak  awal DPR sudah mewanti-wanti kepada Kementerian Agama bahwa liberalisasi penyelenggaraan umrah dan haji ini akan betul-betul membuat Indonesia harus lebih sigap.

"Dan lebih tanggap untuk memperjuangkan pelayanan terbaik buat jemaah haji Indonesia," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya