Berita

Protes aksi provokatif Salwan Momika, yang membakar al Quran di luar Masjid Pusat Stockholm/Net

Dunia

Sikapi Pembakaran Al Quran di Swedia, OKI Langsung Gelar Sidang Darurat di Jeddah

MINGGU, 02 JULI 2023 | 23:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Organisasi Kerjasama Islam (OKI) akan menggelar sesi pertemuan darurat pada Minggu (2/7), untuk membahas dampak yang dihasilkan setelah terjadinya pembakaran Al Quran di Swedia pada pekan lalu.

Saudi Press Agency (SPA) melaporkan bahwa pertemuan terbuka itu akan berlangsung di Jeddah atas undangan dari ketua sesi OKI yang saat ini dijabat oleh Arab Saudi.

"Pertemuan ini akan membahas langkah-langkah yang harus diambil dalam menghadapi tindakan tercela ini dan untuk menyatakan sikap bersatu dalam menentang penodaan terhadap Al Quran," tulis SPA dalam laporannya.


Langkah tersebut diambil OKI, setelah insiden provokatif dilakukan pria bernama Salwan Momika, pengungsi asal Irak yang membakar kitab suci umat Islam di luar Masjid Pusat Stockholm pada Rabu, bersamaan dengan perayaan Iduladha.

Monika diberi izin melakukan aksi itu berdasarkan hukum kebebasan berbicara yang dianut negara itu, namun kemudian pihak berwenang Swedia kini membuka penyelidikan atas dugaan agitasi.

Atas insiden tersebut, OKI mengutuk tindakan itu dan mendesak negara-negara anggotanya untuk mencegah terulangnya kembali tindakan tercela yang berupaya menodai simbol-simbol Islam.

Badan tersebut juga menekankan pentingnya kebebasan berekspresi, sambil menyatakan perlunya dialog dan pemahaman dalam mengatasi perbedaan.

Pada Januari lalu, sebelumnya seorang ekstremis sayap kanan dari Swedia-Denmark juga membakar salinan Al Quran di dekat kedutaan Turki di Stockholm, yang juga memicu kemarahan di kalangan umat Muslim.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya