Berita

Ketua KPU Hasyim Asyari/RMOL

Politik

Penjelasan KPU Kenapa Jumlah DPT Pemilu 2024 Berbeda dengan DPS

MINGGU, 02 JULI 2023 | 16:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan sebanyak 204.807.222 sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024. Data ini berdasarkan hasil rekapitulasi berjenjang dari KPU kabupaten/kota.

Ketua KPU RI Hasyim Asyari menjelaskan, penetapan DPT ini berbeda dengan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilu Serentak 2024 yang semula berjumlah 205.853.518 pemilih.

Karena, kata dia, perubahan data ini disebabkan beberapa faktor. Salah satunya lantaran ada pemilih yang meninggal dunia.


"Kemudian data ganda, data di bawah umur, pindah domisili, berubah status menjadi anggota TNI/Polri, itu semua masuk kategori tidak memenuhi syarat," kata Hasyim di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (2/7).

Atas dasar tersebut, lanjut Hasyim, maka nama-nama yang tidak memenuhi syarat dikeluarkan dari daftar pemilih.

"Dari dinamika kependudukan seperti ini yang menjadikan dasar KPU kemudian melakukan perubahan data di dalam data pemilih. Mulai dari DPS sampai DPT," tegas Hasyim Asyari.

Disebutkan, untuk pemilih di 38 provinsi, terdapat 203.056.748 DPT yang ditetapkan. Angka itu, terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 101.467.243 dan pemilih perempuan sebanyak 101.589.505 pemilih.

Sementara untuk DPT di luar negeri yang ada di 128 negara, berjumlah 1.760.474 pemilih. Angka tersebut terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 751.260 dan pemilih perempuan sebanyak 999.214.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya