Berita

Ekonom senior, DR. Rizal Ramli

Politik

Pesan Rizal Ramli: Polri Jangan Multifungsi dan Segera Benahi Sistem Rekrutmen

MINGGU, 02 JULI 2023 | 13:24 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Polri diharapkan dapat memperbaiki sistem rekrutmen, promosi, dan pendidikan. Jangan sampai di usia yang sudah 77 tahun masih ditemukan adanya “uang pelicin” dalam sistem rekrutmen.

Begitu pesan ekonom senior, DR. Rizal Ramli dalam acara diskusi Total Politik berjudul "Ujian Polisi Jelang Tarung Ganjar, Anies, dan Prabowo" yang diunggah di Kanal YouTube Total Politik, Jumat (29/6).

"Waktu saya Menko Maritim Jokowi, Jokowi memang tanya kepada saya, gimana Mas Rizal perbaiki polisi. Saya katakan ke Jokowi, sebenarnya nggak susah-susah amat, dimulai dari pembenahan rekrutmen, promosi, dan assignment,” ujar Rizal seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (2/7).


Menurutnya, selama ini, proses rekrutmen, pendidikan, maupun penugasan selalu menggunakan uang.

Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur ini lantas mengingatkan bahwa dirinya turut andil dalam memisahkan Polri dan TNI. Tujuan utamanya, adalah agar Polri dapat benar-benar mengayomi masyarakat.

"Ide pemisahan ini ditolak oleh para jenderal, mereka pada lobi ke Gus Dur agar polisi tetap menjadi bagian dari ABRI. Saya sampaikan ke Jurubicara Gus Dur, yaitu Mas Adhie Massardi agar Gus Dur tanda tangan saja pemisahan Polri dari TNI,” kisahnya.

Mula-mula, praktik ini berjalan baik. Namun seiring berjalan waktu Polri justru semakin kuat secara militer. Peralatan hingga anggaran yang dimiliki bahkan tiga kali lebih besar dari TNI.

Atas alasan itu dia meminta polisi untuk tidak multifungsi. Artinya, tidak cawe-cawe di berbagai bidang politik.

“Jangan sibuk mematai-matai oposisi. Polisi itu khitahnya jadi pengayom masyarakat, bukan alat pemerintah sekadar buat jadi satpamnya pemerintah," kata Rizal.

Mantan Kabulog ini menaruh harapan agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Sigit dapat melakukan pembaruan dan perbaikan di internal Polri.

“Di samping kelemahan senioritas dan pengalaman, Listyo orang yang nggak neko-neko, relatif netral, dia terbuka terhadap pembaruan dan perbaikan," pungkas Rizal.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya