Berita

Petugas membersihkan bangunan yang terdampak gempa Bantul/Ist

Nusantara

Terdampak Gempa Bantul, Kampung Halaman SBY Banyak Alami Kerusakan

MINGGU, 02 JULI 2023 | 02:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gempa yang terjadi di Bantul, Yogyakarta,  tak hanya berdampak terhadap rumah atau bangunan warga di Jawa Tengah. Kampung halaman Presiden keenam Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Pacitan, Jawa Timur, juga menjadi wilayah terdampak. Bahkan bangunan yang rusak akibat gempa cukup banyak.

Hal ini diketahui saat Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jawa Timur (Jatim), Gatot Soebroto, menyampaikan perkembangan gempa bumi di 86 Kilometer Barat Daya Bantul itu.

"Gempa susulan terjadi sebanyak enam kali. Yang pertama di 80 Km Barat Daya Bantul DIY, dengan kekuatan 3,2 Magnitudo pukul 20.18 WIB. Kedua, di 92 Km Barat Daya Bantul-DIY, kekuatan 3,9 M, pukul 20.19 WIB. Ketiga,75 Km Barat Daya Bantul-DIY, kekuatan 3,4 M, pukul 20.25 WIB," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu (1/7).


"Selanjutnya, 84 Km Barat Daya Bantul-DIY, kekuatan 3,2 M, pukul 20.29 WIB. Kelima, 74 Km Barat Daya Bantul-DIY, kekuatan 4.5 M, pukul 20.31 WIB. Keenam, 84 Barat Daya Bantul-DIY, kekuatan 3,6 M, pukul 20.58 WIB. Semuanya tidak berpotensi tsunami," imbuh Gatot.

Selain itu, lanjut Gatot, dampak kerusakan material yang paling banyak terjadi di wilayah Pacitan. Totalnya ada sebanyak 23 unit rumah rumah rusak ringan, 18 unit rumah rusak sedang, 1 unit rumah rusak parah.

"Selanjutnya, fasilitas umum rusak ringan sebanyak enam unit yaitu Kantor Pertanahan, Kantor Kecamatan Pacitan, SDN 2 Punjung dan RSUD. Serta tempat usaha rusak ringan yaitu dua unit Alfamart Kelurahan Sidoharjo dan Pertokoan," tuturnya.

Kemudian, di wilayah Kabupaten Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Blitar. Total dampak keseluruhan akibat gempa bumi Bantul, sebanyak 216 unit rumah rusak ringan, 20 unit rumah rusak berat, 4 unit rumah rusak berat.

"Selanjutnya, sembilan unit fasilitas umum rusak ringan, tiga unit tempat usaha rusak ringan, satu unit tempat usaha rusak berat dan satu unit gudang. Serta tidak ada korban jiwa pada bencana alam ini," ujarnya.

Gatot menegaskan, pihaknya telah memberikan bantuan kepada warga terdampak di Pacitan berupa 150 Sembako dan 100 Terpal.

"Serta memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak gempa bumi di wilayah lainnya di Jawa Timur," ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Pusat Krisis Kesehatan Regional Provinsi Jatim dan Dinas Kesehatan Provinsi Jatim.

"Kami juga sudah melakukan asesmen dan menghimbau warga untuk tetap waspada," tutupnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya