Berita

Presiden Brasil, Jair Bolsonaro/Net

Dunia

Bolsonaro Dilarang Calonkan Diri dalam Pemilu Brasil Hingga 2030

SABTU, 01 JULI 2023 | 10:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Usai dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Pemilu Tertinggi Brasil, mantan Presiden Jair Bolsonaro dilarang mencalonkan diri dalam jabatan politik hingga 2030 mendatang.

Mengutip CNN pada Sabtu (1/7), lima dari tujuh hakim memutuskan bahwa Bolsonaro bersalah karena menyalahgunakan kekuasaan selama kampanye pemilu tahun lalu.

Hakim Alexandre de Moraes yang memimpin pengadilan mengatakan bahwa keputusan itu mencerminkan ketegasan Brasil untuk menentang ekstremisme kriminal yang menyerang kedaulatan nasional, kampanye disinformasi dan penipuan selama pemilu.


“Mari kita tegaskan kembali keyakinan kita pada demokrasi kita dan supremasi hukum,” tegasnya.

Putusan pengadilan tersebut secara langsung telah mengakhiri harapan Bolsonaro untuk kembali berpolitik dalam pemilu 2026 mendatang.

Namun, Bolsonaro membantah melakukan kesalahan yang dituduhkan. Berbicara di stasiun radio Brasil Itatiaia pada Jumat (30/6), Bolsonaro berencana mengajukan banding atas putusan pengadilan.

Kasus Bolsonaro bermula ketika ia menggelar pertemuan dengan duta besar asing pada Juli 2022, di mana dia menyebarkan informasi palsu tentang sistem pemilu Brasil dan mempertanyakan kredibilitasnya, menjelang pemilu tahun lalu di mana ia kalah dari Luiz Inacio Lula da Silva.

Bolsonaro meragukan sistem pemilihan Brasil karena mesin pemungutan suara di negara itu tidak dapat diaudit, sambil menyindir bahwa otoritas pemilu dan peradilan melindungi teroris.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya