Berita

Kremlin/Net

Dunia

Moskow Selidiki Penangkapan Atlet Hoki Rusia di Polandia

SABTU, 01 JULI 2023 | 07:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Rusia tengah mengumpulkan informasi atas laporan penangkapan salah satu warganya yang dicurigai sebagai mata-mata oleh pihak berwenang di Polandia.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov dalam pernyataannya pada Jumat (30/6) mengatakan saat ini Moskow sedang berusaha untuk mengklarifikasi penangkapan tersebut kepada Warsawa.

Dalam pernyataannya Peskov juga mengatakan bahwa upaya mendapatkan perincian tentang insiden tersebut telah diperumit oleh sikap Russophobia dari pejabat Polandia.


“Saya yakin kedutaan akan mencoba untuk mencari tahu semua ini. Kami pasti akan mendapatkan beberapa detail, meskipun, tentu saja, sangat, sangat sulit bagi kedutaan untuk bekerja di Warsawa sekarang karena Russophobia yang dianut otoritas Polandia,” kata Peskov, seperti dikutip dari RT.

Untuk saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai masalah tersebut.

Kedutaan Rusia di Warsawa juga mengumumkan di hari yang sama, bahwa pihaknya telah mengirimkan surat resmi kepada Kementerian Luar Negeri Polandia untuk meminta konfirmasi atas laporan penangkapan seorang warga negara Rusia dan penjelasan atas tuduhan terhadapnya.

Kedutaan mencatat bahwa belum ada jawaban dari pejabat Polandia.

Sebelumnya pada hari itu, Jaksa Agung dan Menteri Kehakiman Polandia Zbigniew Ziobro mengumumkan di halaman Twitter-nya bahwa Badan Keamanan Dalam Negeri Polandia telah menangkap seorang warga negara Rusia yang diduga menjadi mata-mata untuk Moskow.

"Seorang mata-mata yang menyamar sebagai atlet ditangkap," tulis menteri itu, menambahkan bahwa orang Rusia itu, yang namanya tidak diungkapkan, adalah pemain klub hoki divisi pertama.

Ziobro mencatat bahwa ini adalah anggota ke-14 dari jaringan mata-mata yang telah diungkap oleh otoritas Polandia.

Menurut layanan pers Menteri Koordinator Layanan Khusus, Rusia telah bekerja atas nama intelijen asing dan diduga melakukan penugasan di Polandia untuk mempelajari infrastruktur penting di beberapa wilayah. Tercatat juga bahwa seseorang yang dimaksud telah tinggal di Polandia sejak Oktober 2021.

Otoritas Polandia dilaporkan telah menuduhnya berpartisipasi dalam kelompok kriminal terorganisir dan bekerja untuk intelijen asing. Pria itu menghadapi hukuman sepuluh tahun penjara dan saat ini ditahan selama tiga bulan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya