Berita

Pengamat politik Citra Institute, Yusak Farchan/RMOL

Politik

Yusak Farchan: Bisa Garansi Klan Penerus Politik, Alasan Jokowi Dukung Prabowo

SABTU, 01 JULI 2023 | 06:26 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Arah dukungan Presiden Joko Widodo kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam rangka menghadapi pertarungan pemilihan presiden (pilpres) tahun 204 mendatang sudah disiapkan sejak awal.

Pengamat politik Citra Institute, Yusak Farchan menjelaskan bahwa habitat politik Jokowi memang di PDIP. Apalagi PDIP sudah memberi jalan tol bagi Jokowi dari Walikota hingga menjadi Presiden.

Meski demikian, dalam konteks pilpres 2024, tidak bisa dipungkiri Jokowi seakan menaruh harapan ke Prabowo. Dalam banyak hal, Yusaf menganalisa, Jokowi merasa kepentingan politiknya bisa lebih tergaransi Prabowo dibanding Ganjar.


"Prabowo bukan hanya capres, tetapi juga ketua umum partai yang punya kekuasaan dominan di Gerindra. Berbeda dengan Ganjar yang hanya petugas partai," jelas Yusak kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (1/7).

Lebih lanjut Yusak berpendapat, Ganjar yang secara politik hanya petugas partai berimbas pada keputusan strategis apapun di PDIP harus mendapat restu Bu Mega. Hal ini, jelas Yusak, membuat Jokowi tidak bisa leluasa bermanuver di internal PDIP.

Terlebih, belakangan ini dukungan eksplisit anak Jokowi baik Gibran maupun Kaesang kepada Prabowo menjadi indikator jika Jokowi juga mendukung Prabowo.

"Jika tidak mendukung, pasti Gibran dan Kaesang sudah ditegur Jokowi," jelas Yusak.

Dalam pandangan Yusak, Jokowi merasa Partai Gerindra dianggap bisa menggaransi klan penerus politiknya di peta politik nasional.

"Gerindra dianggap bisa menggaransi klan penerus politik Jokowi dengan memberi karpet merah kepada Gibran dan Kaesang terkait karir politik mereka ke depan," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya