Berita

Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) I Gusti Ngurah Rai-332/Net

Pertahanan

Beragam Alutsista Siap Unjuk Gigi di Latihan Armada Jaya 2023

JUMAT, 30 JUNI 2023 | 22:34 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sejumlah Alat Utama Sistem Senjata Tentara Nasional Indonesia (Alutsista) akan diterjunkan TNI AL dalam Latihan Armada Jaya XLI 2023.

Latihan Armada Jaya tahun ini dibagi menjadi dua tahap, yakni gladi posko 12 sampai 20 Juni 2023 di Kodiklatal, Surabaya dan manuver lapangan (manlap) pada 23 Juni sampai 2 Juli 2023.

Latihan Armada Jaya dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan unsur pimpinan, staf komando gabungan TNI, dan komando tugas gabungan dalam melaksanakan proses pengambilan keputusan militer (PPKM) pada pelaksanaan operasi gabungan TNI.


Latihan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit, kesiapan operasional serta keterpaduan komponen SSAT, dan menguji doktrin operasi gabungan, serta masuk dalam kegiatan Latihan Armada Jaya XLI 2023 sebagai program prioritas.

“TNI AL bertanggung jawab melaksanakan pembinaan kesiapan tempur laut yang dimilikinya, termasuk pembinaan kemampuan material dan personel pengawak alutsista, sebagai upaya membangun TNI AL yang profesional, modern, dan tangguh," kata KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, Jumat (30/6).

Kegiatan tersebut melibatkan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), pesawat udara, helikopter, hingga kendaraan tempur.

Sejumlah kapal perang terbagi dalam dua Komando Tugas (Kogas), yaitu Komando Tugas Gabungan Amfibi (Kogasgabfib) dan Komando Tugas Laut Gabungan (Kogaslagab).

Sementara KRI yang tergabung dalam Kogasgabfib adalah KRI Alugoro-405, KRI Surabaya-591, KRI Teluk Banten-516, KRI Pulau Rengat-711, dan KRI Pulau Raas-722.

Lalu KRI yang tergabung dalam Kogaslagab, yaitu KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI John Lie-358, KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355, KRI Sultan Hasanuddin-366, KRI Sultan Iskandar Muda-367, KRI Layang-635, KRI Halasan-630, KRI Tombak-629, KRI Sampari-628, KRI Kerambit-627, KRI Leuser-924, KRI Raden Eddy Martadinata-331, dan KRI Soputan-923.

Untuk alutsista udara yang ditugaskan dalam latihan ini adalah pesawat udara (pesud) CN 235-220 P-8304, pesud CN 235-220 P-8301, Helikopter AS 565 MBe HS-1305, Helikopter AS 565 MBe HS-1309, UAV Scan Eagle QR-7102/QR-7103, dan pesud NC212-200 Aviocar U-6215. Serta Helicopter Bell 412 HP HU-4203 yang standby di Surabaya dan Helicopter Bell 412 HP-HU 4206 standby di daerah pendaratan Banongan.

Dari unsur darat, TNI AL menyiapkan 41 kendaraan tempur (Ranpur), 40 unit kendaraan taktis (Rantis) dan 20 unit Alat Apung (Alpung) Marinir.

Tercatat dalam Latihan Armada Jaya XLI TA 2023 melibatkan 1.916 prajurit pada tahap Gladi Posko dari Koarmada RI, Koarmada I, Koarmada II, Kodiklatal, Pushidrosal, Lantamal IV/Batam, Kolinlamil, Guspurla Koarmada I ,Pasmar 2, Puskopaska, Lantamal XIV/Sorong, Disinfolahtal, dan Dispamsanal. Sementara pada tahap Manuver Lapangan sebanyak 5.900 personel.

Seluruh prajurit serta unsur TNI AL telah melaksanakan fase laut yang dimulai pada tanggal 28 hingga 30 Juni 2023 di perairan Laut Jawa, perairan Laut Bali, dan perairan Asembagus, Situbondo, Jawa Timur.

Sedangkan, tanggal 1 Juli 2023, pasukan pendarat marinir akan melaksanakan pendaratan amfibi di Pantai Banongan, Jawa Timur.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya