Berita

Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate/Net

Politik

Yayasan Pendidikan Katholik Arnoldus Kupang Siap Kembalikan Dana Pemberian Johnny Plate

JUMAT, 30 JUNI 2023 | 22:30 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Yayasan Pendidikan Katholik Arnoldus Kupang siap mengembalikan dana pemberian mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate.

Hal tersebut tertuang dalam Pernyataan Publik Nomor: 15/YPKAK/BP/XLII/PRY/2023 yang ditandatangani Ketua Yayasan Pendidikan Katholik Arnoldus Kupang, P. Yulius Yasinto SVD dan diterima redaksi pada Jumat (30/6).

Dalam surat tersebut, Yulius menyebutkan bahwa pada bulan Maret 2022 Yayasan Pendidikan Katholik Arnoldus Kupang telah menerima sumbangan dana sebesar Rp 500 Juta dari Johnny G. Plate yang saat itu nenjabat sebagai Menkominfo.


Hal ini terjadi, karena saat Johnny menghadiri undangan yayasan untuk meresmikan Gedung Rektorat dan Aula St. Maria Immaculata di Universitas Katolik Widya Mandira, kampus Penfui Kupang pada tanggal 23 Februari 2022.

Masih dalam surat Yulius, dana tersebut disampaikan sebagai sumbangan pribadi dan spontan dari Johnny sebagai kontribusi untuk pengembangan peralatan dan sistem Teknologi Informasi di Universitas Katolik Widya Mandira.

Itu sebabnya, Yulius menyatakan siap memberikan keterangan jika dibutuhkan dan bersedia mengembalikan sumbangan dari Johnny jika terbukti dana tersebut merupakan hasil korupsi.

"Apabila terbukti dana tersebut bersumber dari dana korupsi, Yayasan Pendidikan Katholik Arnoldus siap untuk mengembalikan dana secara utuh," kata Yulius.

Adapun Johnny terlibat dalam dugaan korupsi penyediaan infrastruktur BTS 4G Bakti Kominfo yang merugikan negara Rp 8 triliun.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung (Kejagung) disebutkan, uang dugaan korupsi proyek BTS 4 G oleh Johnny salah satunya mengarah ke Yayasan Pendidikan Katholik Arnoldus Kupang yang diberikan melalui Direktur Bakti Kominfo, Anang Achmad Latif.

Pada Juni 2021 sebesar Rp250.000.000 kepada Gereja GMIT di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Lalu, pada Maret 2022 sebesar Rp500.000.000 kepada Yayasan Pendidikan Katolik Arnoldus, dan terakhir pada Maret 2022 sebesar Rp1.000.000.000 kepada Keuskupan Dioses Kupang.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya