Berita

Ganjar Pranowo saat menelepon Pj Gubernur DKI, Heru Budi Hartono, beberapa waktu lalu/Net

Politik

Blusukan di Jakarta, Bukti Ganjar Bermasalah soal Elektabilitas

JUMAT, 30 JUNI 2023 | 21:11 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gaya berpolitik Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (Capres) koalisi PDI Perjuangan dinilai tak berkualitas, karena safari politik di luar wilayahnya sebagai Gubernur Jateng, terlebih di luar masa kampanye.

Pengamat politik Igor Dirgantara mengamati, kunjungan Ganjar ke wilayah DKI Jakarta, beberapa waktu lalu, menunjukkan dia punya masalah dalam hal popularitas dan elektabilitas.

“Itu menunjukkan elektabilitas Ganjar hanya terdongkrak dari pemberitaan media dan aktivitas di Medsos (media sosial), bukan kinerjanya sebagai Gubernur Jateng,” jelas Igor kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (30/6).


Contoh konkret dari strategi pencitraan Ganjar melalui pemberitaan media dan Medsos, kata dia, dapat dilihat saat dirinya menelpon penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, dengan menyampaikan keluh kesah pedagang Pasar Warakas, Jakarta Utara.

“Tapi Ganjar justru dibully, lantaran menelpon Heru Budi dan melaporkan keluhan warga,” tuturnya.

Igor menyimpulkan Ganjar tengah disetting PDIP untuk unggul di wilayah lawan politiknya di Pilpres 2024, yakni Anies Baswedan, yang menjabat Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.

“Makanya aktivitas Ganjar banyak diarahkan di Jakarta, blusukan ke beberapa tempat, di wilayah ibu kota, ketimbang di Jateng, yang sebenarnya masih banyak problem untuk dibenahi,” demikian Igor menambahkan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya