Berita

Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Diisukan Condong ke Prabowo, Jokowi Lupa Kapal Besar Kalau Tinggalkan Ganjar

JUMAT, 30 JUNI 2023 | 17:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kecenderungan Presiden Joko Widodo lebih mendukung Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto di Pilpres 2024, sama saja mengkhianati PDI Perjuangan.

Hal tersebut merupakan analisa Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia Ali Rifan, merespon wacana yang diangkat surat kabar The Straits Times Singapura.

Menurutnya, jika isu Jokowi lebih condong ke Prabowo benar terjadi, berarti PDIP sebagai pengusung Ganjar Pranowo dilupakan.


“Karena, induk kapal Presiden Jokowi sebelum berlayar jadi presiden itu kan PDIP,” ujar Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (30/6).

Justru, magister ilmu politik Universitas Indonesia itu memandang, kecenderungan Jokowi adalah menyelamatkan kepentingan pemerintahan yang dia bangun selama 2 periode.

“Sehingga kalau pun mendukung Prabowo, dia tidak bisa meninggalkan Ganjar,” tuturnya.

Oleh karena itu, Ali menyimpulkan arah dukungan Jokowi tidak tertumpu pada satu Capres saja, melainkan dua sosok yang berasal dari barisan pemerintahannya.

“Presiden Jokowi akan mengikuti bandul politik elektoral dari dua kandidat yang saat ini paling kuat di antara 3 nama, yaitu Ganjar dan Prabowo,” demikian Ali menambahkan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya