Berita

Representative Image/Net

Dunia

UE Gelar Pertemuan Puncak Bahas Perbatasan dan Migrasi, Hingga Situasi Ukraina

JUMAT, 30 JUNI 2023 | 13:22 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Setelah tragedi tenggelamnya kapal nelayan di perairan Mediterania baru-baru ini, para pemimpin Uni Eropa melakukan pertemuan puncak selama dua hari untuk membahas masalah migrasi, dan memperkuat perbatasan.

Dalam pertemuan puncak yang diadakan di Brussel, Belgia, Presiden Komisi UE Ursula von der Leyen menuturkan bahwa dia memiliki rencana baru untuk dipresentasikan mengenai masalah-masalah manajemen perbatasan, serta dukungan keuangan.

"Saya memiliki rencana untuk menyelaraskan manajemen perbatasan eksternal untuk dilakukan dengan cara kolektif oleh semua negara UE, tindakan baru terhadap operasi penyelundup dan perdagangan manusia, serta tentang investasi dalam stabilitas ekonomi negara asal," kata von der Leyen.


Seperti dikutip Anadolu Agency, Jumat (30/6), 27 kepala negara dan pemerintahan UE dikabarkan juga membahas mengenai daya saing UE, hubungan mereka dengan China, hingga situasi di Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga di tengah-tengah mereka melalui tautan video.

Kanselir Jerman Olaf Scholz, menekankan bahwa UE harus tetap mendukung Ukraina, karena perang masih dapat berlangsung lama meskipun ada pemberontakan baru-baru ini di Rusia.

"Namun tujuan utama dukungan kami ini adalah untuk memastikan kemerdekaan Ukraina, bukan menginginkan perubahan pemerintahan atau merubah rezim di Rusia," ujar Scholz.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya