Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Dalam sidang banding yang diajukan pesepak bola wanita Muslim Prancis yang dikenal sebagai "Les Hijabeuses" pada Kamis (29/6), pengadilan memutuskan bahwa FFF dapat menegakkan klausul pertama dari peraturannya, yang melarang pemain mengenakan simbol agama, termasuk jilbab, selama pertandingan.
"Federasi olahraga, yang bertanggung jawab atas berfungsinya layanan publik yang manajemennya dipercayakan kepada mereka, dapat membebankan kewajiban netralitas pakaian kepada pemain mereka selama kompetisi," kata pengadilan dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari AFP, Jumat (30/6).
Populer
Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25
Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07
Senin, 26 Januari 2026 | 00:29
Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50
Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41
Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51
Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15
UPDATE
Senin, 02 Februari 2026 | 10:15
Senin, 02 Februari 2026 | 09:49
Senin, 02 Februari 2026 | 09:47
Senin, 02 Februari 2026 | 09:37
Senin, 02 Februari 2026 | 09:27
Senin, 02 Februari 2026 | 09:25
Senin, 02 Februari 2026 | 09:14
Senin, 02 Februari 2026 | 09:13
Senin, 02 Februari 2026 | 09:07
Senin, 02 Februari 2026 | 08:49