Berita

Penasihat diplomatik Presiden UEA, Anwar Gargash/Net

Dunia

Kutuk Pembakaran Al Quran di Stockholm, UEA Panggil Dubes Swedia

JUMAT, 30 JUNI 2023 | 07:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Uni Emirat Arab menyesalkan aksi pembakaran Al Quran yang dilakukan oleh aktivis anti-Islam dalam protes publik di Stockholm.

Dalam pernyataannya, penasihat diplomatik Presiden UEA, Anwar Gargash, mengutuk penyerangan terhadap umat Islam dengan kedok kebebasan berpendapat, mengatakan tindakan seperti itu hanya mengabadikan kebencian dan persaingan.

"Serangan terang-terangan dan berulang-ulang terhadap keyakinan Islam dengan dalih kebebasan berpendapat, akan melanggengkan kebencian dan persaingan. Pelanggaran terhadap yang sakral dapat memperdalam nilai dan konfrontasi ideologis," tulis Gargash di Twitter pada Kamis, seperti dikutip dari The National, Jumat (30/6).


"Barat harus menyadari bahwa penilaian dan pembenarannya tidak dapat dipaksakan pada dunia," lanjutnya.

Kementerian Luar Negeri UEA kemudian memanggil Liselott Andersson, duta besar Swedia untuk Emirates untuk menyampaikan protes dan kecamannya. Pemerintah Swedia dianggap gagal untuk menghormati nilai-nilai sosial.

Sebelumnya, polisi di Stockholm telah memberikan izin kepada Salwan Momika, seorang atheis asal Irak yang juga adalah anggota partai sayap kanan Swedia, untuk melakukan aksi protes di luar masjid Stockholm pada Rabu (28/6), tepat saat Umat Islam merayakan hari pertama Iduladha.

Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson kemudian mengatakan aksi yang dilakukan Momika adalah sah, meskipun memang tidak pantas.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya