Berita

Salwan Momika, pelaku pembakar Al Quran/Net

Dunia

Rusia Kutuk Pembakaran Al Quran di Swedia

JUMAT, 30 JUNI 2023 | 06:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Moskow mengecam keputusan Pemerintah Swedia yang mengizinkan aktivis anti-Islam menggelar demonstrasi pembakaran Al Quran di Stockholm.

Dalam pernyataannya pada Kamis (29/6), Duma Negara atau majelis rendah parlemen Rusia mengklaim bahwa tindakan itu akan menyebabkan ketegangan agama dan etnis yang meningkat.

"Anggota parlemen Rusia mengecam keras tindakan vandalisme yang disetujui oleh otoritas Swedia. Penodaan benda-benda suci tidak ada hubungannya dengan kebebasan berbicara dan beragama, dan dengan prinsip-prinsip demokrasi," isi pernyataan Duma Negara Rusia.  


Unjuk rasa itu sendiri terjadi di tengah perayaan Iduladha, salah satu hari raya utama umat Islam.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan Salwan Momika, pelaku pembakar Al Quran, menginjak-injak kitab suci itu, merobek halamannya, lalu membakarnya.

Sebelum beraksi, Momika mengungkap alasan membakar kitab suci demi menunjukkan pentingnya kebebasan berpendapat.

Polisi Swedia mengatakan Momika, yang berasal dari Irak itu, sedang diselidiki karena menghasut kebencian terhadap kelompok tertentu.

Duma Negara Rusia tidak sendirian dalam menegur Stockholm. Sejumlah negara berpenduduk mayoritas Muslim mengadopsi sikap yang sama.

Insiden tersebut juga ikut memicu kemarahan dari Turkiye, yang saat ini menghalangi upaya Swedia untuk menjadi anggota NATO. Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan dalam pernyataannya mengatakan pembakaran Al Quran sebagai "tindakan tercela".

“Tidak dapat diterima untuk mengizinkan tindakan anti-Islam ini dengan dalih kebebasan berekspresi. Menutup mata terhadap tindakan mengerikan seperti itu berarti terlibat,” tulis Fidan di Twitter.

Pemerintah Irak juga mengutuk tindakan tersebut, menyebutnya rasis dan mempromosikan kekerasan dan kebencian.

Maroko melangkah lebih jauh dengan memanggil duta besar Swedia sebagai protes.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya