Berita

Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi/RMOL

Politik

Belum Tentukan Sikap, PAN Tidak Mau Kalah Hattrick

KAMIS, 29 JUNI 2023 | 21:01 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Mengalami kekalahan di pemilihan presiden (Pilpres) tidak ingin dialami kembali oleh Partai Amanat Nasional (PAN) pada tahun politik 2024.

Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi menjelaskan, PAN yang kini belum bersikap menentukan gerbong koalisi Pilpres berkaitan dengan pengalaman kekalahan  di Pilpres lalu.

“PAN akan cermat dan menunggu momentum yang tepat dalam dukungan, karena tidak mau kalah hattrick atau untuk yang ketiga kalinya,” ujar Yoga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (29/6).


Pada Pilpres 2014 dan 2019, PAN merupakan pendukung Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Namun, hasil dua kali pemilihan tersebut, menyatakan Joko Widodo sebagai pemenang.

Karena itu, Yoga memastikan PAN akan menunggu waktu yang tepat dalam menentukan perahu Pilpres 2024, dan arah dukungan ke sosok Capres-Cawapres yang potensi menang.

“Proses koalisi dalam taraf yang eskalatif dan produktif serta masih longgar, karena pintu KPU (mengenai pendaftaran Capres-Cawapres) akan dibuka tanggal 19 Oktober 2023,” tuturnya.

“Masih banyak waktu untuk menentukan langkah strategis dalam merencanakan pemenangan di Pilpres 2024,” demikian Yoga menambahkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya