Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Iran Khawatir Soal Penyebaran Demam Berdarah Krimea-Kongo Lewat Hewan Kurban

KAMIS, 29 JUNI 2023 | 14:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di Hari Raya Iduladha, pemerintah Iran mengimbau warga terkait risiko penularan demam berdarah Krimea-Kongo (CCHF) yang ditularkan melalui hewan ternak yang disembelih.

Kepala Departemen Pengendalian Penyakit Menular antara Manusia dan Hewan Kementerian Kesehatan, Mohammadreza Shirzadi menyebut bahwa peternak dan mereka yang bekerja di rumah jagal menghadapi risiko infeksi yang lebih tinggi.

Oleh sebab itu, Shirzadi mengimbau para penyembelih untuk memenuhi seluruh protokol kesehatan selama bekerja di hari raya.


"Standar keselamatan harus diperhatikan saat menyembelih hewan, karena umat Islam bersiap untuk merayakan Idul Adha atau Hari Raya Kurban," ujar Shirzadi seperti dimuat Iran Front Page pada Kamis (29/6).

Shirzadi menjelaskan bahwa Virus CCHF biasanya menyebar melalui gigitan kutu atau kontak dekat dengan darah, sekresi, organ, atau cairan tubuh lain dari orang atau hewan yang terinfeksi.

Sehingga ia mendesak agar para peternak membasmi kutu dengan menyemprotkan pestisida di peternakan mereka.

Sejak 20 Maret lalu, Kemenkes telah mendeteksi 19 kasus demam CCHV di Iran.

Orang yang terjangkit CCHF akan mengalami gejala demam, nyeri otot, sakit kepala, muntah, diare, dan pendarahan. Komplikasi yang mungkin termasuk gagal hati.

Pada mereka yang bertahan hidup, pemulihan umumnya terjadi sekitar dua minggu setelah serangan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya