Berita

Kondisi perumahan kamp pengungsi Yaman setelah terbakar pada Rabu, 28 Juni 2023/Net

Dunia

Dipicu Kembang Api, 11 Rumah di Kamp Pengungsi Yaman Hangus Terbakar

KAMIS, 29 JUNI 2023 | 14:07 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Api melalap habis belasan rumah di kamp pengungsian Yaman bagian barat selama perayaan Iduladha 1443 Hijriah.

Menurut laporan televisi Al-Masirah yang dikelola Haouthi pada Kamis (29/6), kebakaran itu disebabkan oleh kembang api yang digunakan untuk merayakan lebaran di distrik Al Qanawis di provinsi Hodeida pada Rabu (28/6).

"Total 11 rumah dan isinya, makanan, dan ternak habis dilalap api, tetapi tidak ada yang terluka," ungkap salah seorang pejabat Houthi, seperti dimuat Xinhua.


Menurut pejabat Houthi, keluarga yang rumahnya terbakar telah diberikan bantuan keuangan oleh pemerintah. Namun, dia juga mendesak agar korban mendapat tempat tinggal baru sesegera mungkin.

"Ada kebutuhan mendesak untuk mengamankan perumahan baru bagi keluarga-keluarga ini dan memberi mereka bantuan yang diperlukan," tegasnya.

Yaman telah terperosok dalam perang saudara sejak akhir 2014 ketika Houthi menguasai beberapa provinsi utara. Perang telah menewaskan puluhan ribu orang dan mendorong negara itu ke jurang kelaparan.

Menurut PBB, 4,5 juta warga Yaman, atau 14 persen dari populasi, terpaksa meninggalkan rumah mereka karena konflik. Sekitar 66 persen pengungsi tinggal di lokasi berbahaya, ditandai dengan meluasnya kerawanan pangan dan kurangnya layanan kesehatan dasar.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Bahlil Dinilai Main Dua Kaki untuk Menjaga Daya Tawar Golkar

Senin, 09 Februari 2026 | 12:07

Informan FBI Ungkap Dugaan Epstein Mata-mata Mossad

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02

Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

Senin, 09 Februari 2026 | 11:55

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

Senin, 09 Februari 2026 | 11:38

Mensos: PBI BPJS Kesehatan Tidak Dikurangi, Hanya Direlokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 11:32

Industri Tembakau Menunggu Kepastian Penambahan Layer Cukai

Senin, 09 Februari 2026 | 11:26

Langkah Prabowo Kembangkan Energi Terbarukan di Papua Wujud Nyata Keadilan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:25

WNA China Tersangka Kasus Emas 774 Kg Diamankan Saat Diduga Hendak Kabur ke Perbatasan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:16

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Adalah Rekayasa Opini yang Berbahaya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51

Februari 2026 Banjir Tanggal Merah: Cek Long Weekend Imlek & Libur Awal Puasa

Senin, 09 Februari 2026 | 10:46

Selengkapnya