Berita

Foto Ganjar Pranowo saat ibadah haji yang diunggah PDIP (kiri) dan foto yang beredar sebelum diunggah aku media sosial PDIP(kanan)/Repro

Politik

Foto Ganjar Diedit, Pengamat: PDIP Sengaja Pancing Ujaran Kebencian Pendukung Anies

KAMIS, 29 JUNI 2023 | 12:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Potret ibadah haji Ganjar Pranowo dan kerabat yang diunggah akun media sosial Twitter PDI Perjuangan memantik perdebatan di kalangan publik.

Sebab, salah satu foto yang diunggah sudah melalui proses editing dan dinilai berbau politis. Hal ini lantaran foto kebersamaan Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan dipotong, sosok bakal capres dari Nasdem itu hilang.

Pengamat politik Citra Institute Efriza mengamati, postingan PDIP tersebut sengaja dibuat agar terjadi perbincangan di medsos antara pendukung Ganjar dan Anies.


“PDIP melakukan itu di media sosial, diharapkan terjadinya trending topic, sehingga harapannya menghadirkan rasa simpati masyarakat, juga memancing emosi kelompok Anies,” ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (29/6).

Melalui perbincangan di medsos antara dua pendukungan bakal capres tersebut, dosen ilmu pemerintahan Universitas Sutomo itu menduga PDIP sedang memainkan salah satu strategi politiknya.

“Upayanya menghadirkan polemik agar menghasilkan konsolidasi bagi pendukung Ganjar Pranowo. Sebab, itu telah menghadirkan pro-kontra antar dua pemilih,” tuturnya.

Bisa jadi, PDIP sengaja memancing para pendukung Anies untuk membuat pernyataan kontroversi.

“Jika ternyata kubu Anies malah tersengat dengan mengeluarkan pernyataan dan terpancing mengeluarkan ujaran kebencian, kegeraman, ini menguntungkan kubu PDIP,” katanya.

“Itulah maksud postingannya. Mereka merasa sukses, ketika terjadi pro-kontra,” tutup Efriza. 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia, Ini Rekor Statistiknya

Minggu, 27 September 2026 | 02:22

Tak Peduli Teman, Prabowo Tegas Sikat Pencuri Duit Negara

Minggu, 27 September 2026 | 02:02

Di Balik Kemudahan QRIS, Merchant Tetap Wajib Terima Tunai

Minggu, 27 September 2026 | 01:46

Gugatan Denny Indrayana Cs Untungkan Seluruh Parpol di DPR

Minggu, 27 September 2026 | 01:20

Pemerintah Jangan Pukul Rata Evaluasi IUP

Minggu, 27 September 2026 | 01:07

Emas Rahmat Bawa Indonesia Lompat ke Posisi 14

Minggu, 27 September 2026 | 00:35

Kowani Apresiasi Penegasan Menteri Hukum soal SK Kepengurusan

Minggu, 27 September 2026 | 00:17

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Emas Kedua Indonesia

Minggu, 27 September 2026 | 00:05

Bhayangkari Salurkan 6 Ribu Paket Sembako untuk Warga Aceh

Sabtu, 26 September 2026 | 23:49

Wamenag Protes Keras Pembebasan Bersyarat Bechi Pemerkosa Santriwati

Sabtu, 26 September 2026 | 23:20

Selengkapnya