Berita

Aktivis kolaborasi warga Jakarta, Andi Sinulingga/Net

Politik

Sindir Pendukung Ganjar, Andi Sinulingga: Mau Nyapres Kok Bergantung Presiden Jokowi

KAMIS, 29 JUNI 2023 | 06:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kegamangan mulai muncul di dalam diri pendukung bakal calon presiden (bacapres) dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo. Salah satu yang berteriak kencang adalah Ade Armando.

Politisi PSI itu merasa Presiden Joko Widodo kini terkesan tidak sepenuhnya nyaman dalam mendukung Ganjar. Tapi persoalan itu bermula bukan dari diri Ganjar melainkan dari cara-cara PDIP memperlakukan sang jagoan.

Kekecewaan yang disampaikan Ade Armando dalam sebuah wawancara di stasiun televisi swasta nasional itu lantas dikomentari oleh aktivis kolaborasi warga Jakarta, Andi Sinulingga.


Menurutnya, wajar kini banyak pendukung Ganjar yang kecewa. Mereka yang awalnya kepedean pasti menang jika Ganjar resmi diusung PDIP, mendadak sempoyongan melihat realitas politik tidak seperti yang diharapkan. Dalam hal ini, ada kecenderungan Jokowi akan mengendorse capres lain selain Ganjar.

“Mau nyapres kok bergantungnya sama Presiden Jokowi, mau pake alat-alat negara lu pade?” sindir Andi Sinulingga lewat akun Twitter pribadinya, Rabu malam (28/6).

Di satu sisi, Andi Sinulingga menilai kekhawatiran itu menjadi wajar lantaran Ganjar memang tampak bergantung pada dukungan penguasa. Sebab, jika Jokowi menarik dukungan, maka dia memprediksi Ganjar hanya bisa mentok di angka 30 persenan saja.

“Bisa saja lolos, atau bisa juga tak lolos masuk putaran kedua. Belum lagi langkah Ganjar yang suka blunder, belum pun calon, tapi dah berlagak seperti presiden,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya