Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

OPEC Bantah Rekrut Guyana jadi Anggota

RABU, 28 JUNI 2023 | 21:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kabar yang beredar tentang keanggotaan Guyana dalam Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC), ternyata tidak benar.

Rumor tersebut, yang berkembang belakangan ini, diklarifikasi oleh OPEC dalam sebuah pernyataan. Disebutkan bahwa pihaknya belum memberikan status keanggotaan baru kepada Guyana.

"Kami tidak mengundang Guyana bergabung dalam OPEC," ungkap organisasi minyak tersebut, seperti dikutip dari Xinhua pada Rabu (28/6).


Kendati demikian, OPEC juga memuji Guyana sebagai negara produsen minyak yang cukup potensial.

"Guyana adalah pemain baru di pasar minyak internasional dengan potensi yang signifikan," ungkap OPEC.

Sebuah laporan yang dirilis The Wall Street Journal pada Senin (26/6) menyebut OPEC telah menambah anggota baru, dengan Guyana kerap dilibatkan dalam acara-acara mereka dalam beberapa bulan terakhir.

Terkait hal tersebut, OPEC membenarkan bahwa mereka telah mengundang Menteri Sumber Daya Alam Guyana, Vickram Bharrat, untuk menghadiri Seminar Internasional OPEC ke-8 yang akan diselenggarakan di Wina pada 5-6 Juli mendatang.

Ladang minyak Guyana di Amerika Selatan merupakan salah satu area minyak terbesar sepanjang dekade dengan ditemukannya cadangan minyak mencapai 11 miliar barel.

Kekayaan minyak Guyana bahkan telah membuat raksasa migas AS, Exxon Mobil (NYSE: XOM), juga tergiur dan mengembangkan produksi di lepas pantai Guyana sehingga menjadikan Exxon menjadi pemain terbesar di sana.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya