Berita

Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo/RMOL

Hukum

Selain Pemerasan, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kementan

RABU, 28 JUNI 2023 | 08:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bukan hanya soal mutasi jabatan dan pemerasan terhadap pejabat, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini juga mengusut dugaan korupsi di sejumlah proyek Kementerian Pertanian (Kementan).

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan, pihaknya telah melakukan ekspose setiap perkembangan penanganan penyelidikan dugaan korupsi di Kementan.

Pihaknya juga menginformasikan, dugaan korupsi di kantor Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) terdapat tiga kluster, yakni dugaan pemerasan terhadap pejabat di Kementan, perbuatan melawan hukum, hingga soal mutasi jabatan.


"Kluster pertama kami ekspose. Jadi jangan sampai ini tidak ditangani komprehensif," kata Asep kepada wartawan, Rabu (28/6).

Perkara yang ditangani KPK saat ini bukan hanya soal adanya permintaan uang kepada ASN eselon I, II, dan III, tetapi juga ada perkara lainnya yang masuk dalam kluster kedua dan kluster ketiga.

"Ya di antaranya (kluster dua dan tiga) itu ada (dugaan korupsi terkait proyek-proyek)" kata Asep.

Saat ditanya soal rencana pemanggilan Mental SYL, KPK menyebut akan fokus pada upaya penyelidikan dan hingga bisa naik ke tahap penyidikan.

"Nanti akan kita lihat, ditingkatkan ke penyidikan dan seterusnya. Tidak ada penanganan perkara yang dicepat-cepatkan, atau dilambat-lambatkan. Kalau memang sudah waktunya naik, ya kita naikkan. Kalau belum, ya belum," pungkas Asep.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya