Berita

Kepala Wagner Group, Yevgeny Prigozhin/Net

Dunia

Gagal Memberontak, Wagner Masih Diizinkan Beroperasi di Mali

SELASA, 27 JUNI 2023 | 08:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Meski pemimpinnya gagal melakukan pemberontakan akhir pekan lalu, kelompok tentara bayaran Wagner masih mendapat izin beroperasi di wilayah Mali.

Hal itu diungkap oleh Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov dalam sebuah wawancara, seperti dikutip dari The Defense Post pada Selasa (27/6).

Menurut paparan Lavrov, pekerjaan Wagner sebagai pelatih pasukan Mali akan tetap dilanjutkan dan upaya kudeta yang dilakukan Bos mereka, Yevgeny Prigozhin tidak akan mengubah apa pun.


"Anggota Wagner bekerja di sana sebagai instruktur. Pekerjaan ini, tentu saja, akan berlanjut," kata Lavrov.

Lebih lanjut Lavrov mengatakan bahwa Eropa dan Prancis telah meninggalkan Mali, sehingga sudah menjadi tugas Wagner menggantikan fungsi mereka sebagai pelatih militer sekaligus penjaga keamanan Afrika.

Barat menuduh Rusia menggunakan Wagner untuk mempromosikan pengaruhnya di luar negeri.

Kelompok paramiliter yang terkenal di Rusia itu juga diduga telah menyiksa dan mengeksploitasi sumber daya alam di tempat mereka bertugas.

Pada Sabtu (24/6), Wagner berupaya melakukan aksi pemberontakan kepada Presiden Vladimir Putin di wilayah Rusia Selatan. Namun kudeta itu tidak berlangsung lama, karena kedua belah pihak sepakat menempuh jalan damai.

Bos Wagner bersedia diasingkan ke Belarusia, sementara Kremlin sepakat untuk tidak menuntut atau bahkan menjatuhkan hukuman apa pun pada Prigozhin.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya