Berita

Valery Golubkin/Net

Dunia

Dituduh jadi Mata-mata NATO, Ilmuwan Rusia Divonis 12 Tahun Penjara

SELASA, 27 JUNI 2023 | 07:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Hukuman penjara selama 12 tahun resmi dijatuhkan oleh Pengadilan Moskow kepada seorang ilmuwan dirgantara, Valery Golubkin pada Senin (26/6).

Pria berusia 71 tahun itu ditahan sejak April 2021 karena diduga telah berkhianat dengan membocorkan rahasia negara kepada NATO.

"Pengadilan Kota Moskow memutuskan Golubkin bersalah atas pengkhianatan tingkat tinggi dan menjatuhkan hukuman 12 tahun penjara dengan keamanan maksimum," ungkap The Moskow Times.


Sebelum ditangkap, Golubkin merupakan seorang profesor di Institut Fisika dan Teknologi Moskow (MIPT).

Pada 2019 lalu, Golubkin dan seorang insinyur proyek senior Badan Antariksa Eropa, Johan Steelant terdaftar sebagai salah satu dari beberapa penulis penelitian pengembangan pesawat sipil hipersonik pertama di dunia, HEXAFLY-INT.

Namun kemudian Golubkin dituduh bekerja sama dengan bos Institut Aerohidrodinamika Pusat (TsAGI), Anatoly Gubanov dan membagikan hasil penelitian HEXAFLY-INT kepada pihak Belanda.

Selain Golubkin, terdapat tiga ilmuwan Rusia lainnya yang telah bekerja pada pengembangan rudal hipersonik dan ditangkap karena dicurigai melakukan pengkhianatan selama setahun terakhir.

Para kritikus menuduh otoritas Rusia terlalu paranouid karena kerap menghukum ilmuwan, jurnalis, dan warga sipil atas tuduhan berbagi informasi sensitif dengan orang asing.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya