Berita

Menteri Keuangan India, Nirmala Sitharaman/Net

Dunia

Disindir Obama Soal Perlindungan Minoritas, India Meradang

SELASA, 27 JUNI 2023 | 06:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Komentar Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama tentang kedatangan Perdana Menteri Narendra Modi pekan lalu, mendapat kecaman keras dari Menteri Keuangan India, Nirmala Sitharaman pada Senin (26/6).

Sitharaman mengaku kaget karena Obama tiba-tiba membuat pernyataan sensitif tentang perlindungan minoritas Muslim di India, bertepatan dengan kunjungan Modi yang bertujuan untuk meningkatkan hubungan.

Menkeu India itu menyebut Obama sebagai orang munafik, karena tidak berkaca pada banyaknya kejahatan yang telah dirinya lakukan selama menjabat sebagai Presiden AS.


"Dia mengomentari tentang kondisi Muslim India. Padahal selama memimpin AS, dia telah membom negara-negara mayoritas Muslim dari Suriah hingga Yaman," kata Sitharaman, seperti dimuat The Star.

Obama sempat memberikan komentarnya tentang kunjungan Modi di AS. Dia mengatakan bahwa masalah perlindungan minoritas Muslim India layak diangkat dalam pertemuan dengan Presiden Joe Biden.

"Tanpa perlindungan seperti itu maka India yang mayoritas masyarakatnya adalah umat Hindu akan terpecah," kata Obama pekan lalu.

Dalam sebuah pernyataan, Biden mengaku telah membahas isu HAM dan nilai-nilai demokrasi dengan Modi selama pertemuan mereka di Gedung Putih.

Dalam kesempatan itu, Modi juga mengklarifikasi bahwa tidak ada diskriminasi yang dilakukan oleh umat Hindu terhadap kaum minoritas selama dirinya memimpin.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya