Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri saat pidato/Ist

Politik

Meski Megawati Turun Tangan, Tidak Mudah Bagi PDIP Yakinkan Golkar dan PAN Dukung Ganjar

MINGGU, 25 JUNI 2023 | 19:44 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

PDI Perjuangan dan Megawati Soekarnoputri harus bekerja keras untuk dapat meyakinkan Partai Golkar dan PAN agar memberikan dukungan kepada Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Hal itu disampaikan Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam menanggapi pertemuan antara Megawati dengan Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Ketum PAN, Zulkifli Hasan alias Zulhas sebelum acara Puncak Bulan Bung Karno (BBK) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (24/6).

"Arahnya pertemuan tentu sudah dapat ditebak akan membicarakan perihal kemungkinan bagi parpol-parpol tersebut untuk dapat tetap dalam gerbong koalisi PDIP," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (25/6).


Dalam pertemuan itu kata Saiful, Ketum PDIP itu bisa jadi mencoba meyakinkan Airlangga dan Zulhas agar bersama-sama dengan PDIP guna memenangkan Ganjar.

"Pertemuan tersebut sangat mungkin bagi Mega mencoba menggaet parpol lainnya seperti Golkar dan PAN untuk bersama-sama dalam koalisi yang dibangun oleh PDIP," kata Saiful.

Menurut akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, meskipun tidak mudah, namun hal tersebut terus dilakukan Mega di tengah ketidaksepahaman partai politik (parpol) tentang siapakah kandidat yang akan diusung menjadi Cawapres Ganjar.

Selain itu kata Saiful, belum jelasnya peluang dan tingkat keterpilihan Ganjar menjadi problematik tersendiri. Karena jika pada akhirnya Ganjar cenderung mudah dikalahkan oleh kandidat lainnya, maka Golkar dan PAN tidak akan menyia-nyiakan memberikan dukungan kepada Ganjar.

Analisa Saiful, butuh kerja politik ekstra untuk PDIP dan Megawati demi meyakinkan PAN dan Golkar agar bersama-sama memberikan dukungan kepada Ganjar. Termasuk, memastikan bahwa hitungan untung rugi apabila memberikan dukungan kepada Ganjar.

"Meski sekelas Megawati pun harus turun tangan untuk memasarkan Ganjar, tidak akan mudah bagi Airlangga dan Zulhas akan memberikan dukungan kepada Ganjar. Karena tentu parpol tersebut akan lebih berpikir tentang masa depan parpolnya daripada berpikir tentang kemenangan Ganjar," pungkas Saiful.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya