Berita

Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti/Net

Nusantara

Peneliti ISESS Diduga Ditodong Airsoft Gun, Kompolnas Desak Polisi Gerak Cepat

MINGGU, 25 JUNI 2023 | 12:46 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kasus dugaan penodongan terhadap peneliti ISESS Bambang Rukminto perlu diselidiki kepolisian secara profesional.

Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Kapolresta Malang terkait penodongan sekelompok orang kepada Bambang Rukminto menggunakan airsoft gun di Malang, Jawa Timur, Jumat (23/6).

“Kompolnas berharap Polresta Malang dapat melakukan lidik, sidik secara profesional dengan dukungan scientific crime investigation dan mengupayakan pencegahan kejahatan melalui kegiatan-kegiatan patroli rutin,” kata Poengky kepada wartawan, Minggu (25/6).


Rasa keprihatinan disampaikan Poengky atas insiden penodongan yang terjadi kepada peneliti ISESS itu. Pihaknya pun sudah berkomunikasi dengan Bambang Rukminto mengenai peristiwa tersebut.

“Beliau menyampaikan bahwa Polresta Malang sudah mengunjungi beliau di rumah, artinya sudah ada atensi dari Polresta Malang,” katanya.

Guna mengantisipasi hal serupa terjadi lagi, ia mengimbau masyarakat turut membantu menjaga harkamtibmas dengan melakukan siskamling. Serta memasang CCTV di rumah yang dapat membantu identifikasi jika terjadi kejahatan di sekitarnya.

“Saya juga sudah berkomunikasi dengan Kapolresta Malang Kota dan beliau juga sudah mengatensi kasus ini,” tutupnya.

Bambang Rukminto dilaporkan ditodong empat orang tidak dikenal saat keluar dari gerai ATM di Malang, Jumat (23/6). Bambang sempat sempat melawan dengan merebut senjata yang ditodongkan karena menduga senjata itu palsu.

Atas reaksi Bambang, para pelaku kabur ke arah yang berbeda. Bambang pun langsung melaporkannya kepada Polresta Malang.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya