Berita

Ketua Umum KNPI M. Ryano Panjaitan dan Sekretaris Jenderal PB PMII M. Rafsanjani/Ist

Politik

Hadir di Harlah PMII, Ketum KNPI Bangga Dengan Konsep Nahdlatut Tujjar

MINGGU, 25 JUNI 2023 | 04:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mahasiswa sebagai generasi muda adalah agen perubahan yang berperan sentral memegang estafet kepemimpinan di masa depan.

Begitu dikatakan Ketua Umum KNPI M. Ryano Panjaitan dalam Nahdlatut Tujjar Fest dan Diskusi Publik yang digelar di Kampus UIN Raden Mas Said Surakarta, Jawa Tengah.

Nahdlatut Tujjar dalam kalangan warga Nahdlatul Ulama (NU) dikenal sebagai kebangkitan para pedagang. Organisasi Nahdlatut Tujjar didirikan Wahab Hasbullah pada 1918 untuk mengangkat perekonomian umat Islam.


Kegiatan itu, digelar dalam rangkaian peringatan Hari Lahir ke-63 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Dikatakan Ryano, mahasiswa sebagai pemegang estafet kepemimpinan di masa mendatang harus berperan aktif untuk menjadi pelopor terbentuknya perekonomian nasional yang tumbuh dan tangguh.

"Sudah saatnya dilakukan perubahan paradigma berpikir di kalangan mahasiswa dan pemuda," kata Ryano.

Paradigma dalam membangkitkan ekonomi yang perlu diubah, kata dia, adalah mahasiswa harus berfikir akan membuka usaha apa ketika lulus dari perkuliahan.

"Harus diubah pola pikir sempit mencari kerja setelah lulus kuliah menjadi pencipta lapangan kerja yang berbasis pada penciptaan usaha kecil dan menengah, sehingga bangsa Indonesia dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri," tuturnya.

Dia menyampaikan peran pemuda sangat strategis dan penting dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Menurutnya, konsep Nahdlatut Tujjar sangat relevan dengan aktivispreneur.

"Tentu saya sangat bangga dengan konsep nahdlatut tujjar yang ada pada mahasiswa nahdliyyin," pungkasnya.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya